FOTO: Yang Tersisa Pasca-Kebakaran Gedung SMK Yadika 6 Bekasi

Sejumlah guru melihat kondisi gedung SMK Yadika 6 pascakebakaran, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Kebakaran yang bermula di ruang lab komputer akibat korsleting listrik tersebut sedikitnya menyebabkan 14 orang terluka. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Sejumlah guru melihat kondisi gedung SMK Yadika 6 pascakebakaran, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Kebakaran yang bermula di ruang lab komputer akibat korsleting listrik tersebut sedikitnya menyebabkan 14 orang terluka. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Orangtua murid melihat kondisi gedung SMK Yadika 6 yang ludes dilalap api, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Korban luka dalam kebakaran tersebut rata-rata mengalami patah tulang karena melompat dari lantai atas gedung sekolah. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Orangtua murid melihat kondisi gedung SMK Yadika 6 yang ludes dilalap api, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Korban luka dalam kebakaran tersebut rata-rata mengalami patah tulang karena melompat dari lantai atas gedung sekolah. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Garis polisi mengelilingi gedung SMK Yadika 6 pascakebakaran, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Pihak sekolah meliburkan siswa selama tiga hari ke depan akibat hampir seluruh gedung hangus dalam kebakaran pada 18 November 2019. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Garis polisi mengelilingi gedung SMK Yadika 6 pascakebakaran, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Pihak sekolah meliburkan siswa selama tiga hari ke depan akibat hampir seluruh gedung hangus dalam kebakaran pada 18 November 2019. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Tempat sampah meleleh dilalap api usai kebakaran melanda gedung SMK Yadika 6, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Kebakaran yang bermula di ruang lab komputer akibat korsleting listrik tersebut sedikitnya menyebabkan 14 orang terluka. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Tempat sampah meleleh dilalap api usai kebakaran melanda gedung SMK Yadika 6, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Kebakaran yang bermula di ruang lab komputer akibat korsleting listrik tersebut sedikitnya menyebabkan 14 orang terluka. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Kondisi gedung SMK Yadika 6 pascakebakaran, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Korban luka dalam kebakaran tersebut rata-rata mengalami patah tulang karena melompat dari lantai atas gedung sekolah. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Kondisi gedung SMK Yadika 6 pascakebakaran, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Korban luka dalam kebakaran tersebut rata-rata mengalami patah tulang karena melompat dari lantai atas gedung sekolah. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Garis polisi mengelilingi gedung SMK Yadika 6 pascakebakaran, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Pihak sekolah meliburkan siswa selama tiga hari ke depan akibat hampir seluruh gedung hangus dalam kebakaran pada 18 November 2019. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Garis polisi mengelilingi gedung SMK Yadika 6 pascakebakaran, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Pihak sekolah meliburkan siswa selama tiga hari ke depan akibat hampir seluruh gedung hangus dalam kebakaran pada 18 November 2019. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Botol air minum tergeletak di antara puing gedung SMK Yadika 6 pascakebakaran, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Kebakaran yang bermula di ruang lab komputer akibat korsleting listrik tersebut sedikitnya menyebabkan 14 orang terluka. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Botol air minum tergeletak di antara puing gedung SMK Yadika 6 pascakebakaran, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/11/2019). Kebakaran yang bermula di ruang lab komputer akibat korsleting listrik tersebut sedikitnya menyebabkan 14 orang terluka. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)