FPKS: Program 1,5 Juta Paket Kurban sasar warga terdampak pandemi

Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan program “PKS Tebar 1,5 Juta Paket Kurban” pada tahun ini akan menyasar masyarakat kurang mampu, khususnya mereka yang terdampak pandemi COVID-19.

"Program rutin PKS ini bisa menyasar, khususnya masyarakat ekonomi bawah, rakyat kecil, dan mereka yang terkena musibah di berbagai wilayah. Apalagi, bagi mereka yang terdampak pandemi COVID-19 yang belum sepenuhnya mengalami perbaikan," kata Jazuli di Jakarta, Minggu.

Jazuli menyebutkan seluruh anggota legislatif PKS dari pusat hingga daerah serentak melakukan pemotongan dan distribusi hewan kurban dalam rangka menyukseskan program tersebut.

Menurut dia, jumlah paket kurban pada tahun 2022 meningkat ketimbang jumlah pada tahun 2021 sebanyak 1 juta paket.

Dijelaskan pula bahwa program tersebut dilaksanakan PKS setiap tahun untuk syiar syariat kurban agar lebih banyak lagi masyarakat yang merasakan kebahagiaan pada Lebaran Besar.

"Makin banyak paket yang dibagikan maka makin luas jangkauan dan makin banyak kebahagiaan pada Iduladha. Kami ingin seluruh rakyat Indonesia merasakan kebahagiaan pada hari raya ini," ujarnya.

Dikatakan pula bahwa peresmian program PKS Tebar 1,5 juta Paket Kurban akan dilakukan Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri di Kantor DPP PKS pada hari Senin (11/7).

Menurut dia, dalam peresmian program tersebut, akan dilakukan pemotongan hewan kurban dan video konferensi dengan seluruh DPW PKS untuk menerima laporan pemotongan dan distribusi paket kurban di wilayah masing-masing.

Jazuli mengaku pada Lebaran Haji 2022 mendistribusikan 7 ekor sapi dan 200 ekor kambing di daerah pemilihannya dan lingkungan sekitar.

Ia berharap semangat kurban menginspirasi seluruh komponen bangsa untuk sedia berbagi kebahagiaan, kepedulian, saling membantu, dan tolong-menolong dengan sesama anak bangsa.

Menurut dia, syariat berkurban selain bentuk ibadah kepada Allah Swt., juga merupakan manifestasi hubungan dengan sesama yang semangatnya tidak boleh berhenti pada momen Lebaran Besar.

"Ini harus berlanjut secara berkesinambungan di sepanjang hari melalui semangat berkurban untuk bangsa dan negara serta semangat menolong terhadap sesama," ujarnya.

Baca juga: Daging kurban dibagikan kepada WBP Lapas Banjarbaru setelah dimasak
Baca juga: Korban gempa Pasaman Barat peroleh bantuan hewan kurban dari gubernur

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel