Francesco Totti Tidak Pernah Menyesal Tolak Real Madrid

Liputan6.com, Roma - Francesco Totti, satu dari segelintir pemain yang memegang teguh nilai-nilai sentimentil sepak bola. Hingga akhirnya gantung sepatu, pemain asal Italia itu sama sekali tidak pernah berganti klub. Tidak juga tergoda tawaran Real Madrid saat masih bersinar lewat gemerlap skuat Los Galacitos-nya.

Tidak mudah menemukan pemain one man one club (setia dengan satu klub) belakangan ini. Di tengah industri sepak bola yang terus menggila, uang jauh lebih menggiurkan dari puja-puji suporter. Godaan  materi semakin sulit untuk ditolak. Dengan alasan profesionalisme, pemain bahkan tidak lagi sungkan pindah ke klub rival. 

Namun Totti bertahan. Dia rela mengorbankan segalanya demi  AS Roma. Termasuk menolak tawaran salah satu klub raksasa La Liga, Real Madrid. Sekali lagi, Fransesco Totti tidak menyesal.

Kepada stasiun televisi DAZN, Totti menceritakan kembali pengalaman ini. Seperti dilansir dari AS, Totti memgaku tahun 2000 mendapat panggilan telepon dari Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Saat itu, Perez tengah mencari bintang baru untuk menambah gemerlap skuat Los Galaticos-nya. 

Saat itu, Real Madrid dihuni hampir seluruh bintang sepak bola dunia. Nama-nama seperti Roberto Carlos, Ronaldo, Zinedine Zidane, Robinho, hingga David Beckham bercokol di klub ibu kota tersebut. 

Dengan materi pemain mentereng, popularitas Real Madrid juga ikut meroket. Apalagi mereka berhasil memboyong trofi demi trofi ke Santiago Bernabeu yang akkhirnya mengubah Madrid jadi tim impian. 

Namun Francesco Totti justru menolaknya. Totti beralasan tidak ingin mengkhianati AS Roma, klub yang sangat dicintainya. Klub tanah kelahirannya. Klub yang telah membesarkan namanya selama ini. 

 

Tidak Menyesal

Kapten AS Roma, Francesco Totti dilempar ke udara usai pertandingan Liga Italia Serie A melawan Genoa di Stadion Olimpico, Minggu (28/5). Totti yang telah berusia 40 menyatakan gantung sepatu setelah musim ini berakhir (AP Photo/Alessandra Tarantino)

Tidak sedikit yang menyesalkan keputusan Totti. Bahkan saat bertemu jebolan Los Galacticos. Mereka menganggap menolak pinangan Real Madrid pada tahun 2001 merupakan keputusan yang gila.

"Pensiun saya memang sedikit tidak terduga, tapi itu benar. Sekarang saya bisa menerima itu, tapi saya butuh dua tahun untuk itu, sebab itu bukanlah keputusan saya," kata Totti. 

"Dalam situasi apapun, saya tidak pernah menyesali keputusan saya. Tidak saat saya masih 25 tahun dan Real Madrid memanggil ke Galacticos, meski saya pernah punya momen ketidakpastian," katanya.

"Sekarang, saat saya bertemu pemain Real Madrid dari masa itu, mereka pasti bilang.'Anda gila, Anda menolak tim terbaik di dunia'. Saya membuat keputusan demi cinta yang tidak pernah saya sesali. Bertahan di Roma adalah kemenangan ganda. Bermain 25 tahun mengenakan tim yang saya dukung."

 

Karier Totti

Francesco Totti (AFP/Tiziana Fabi)

Fransesco Totti pensiun bulan Mei 2017 setelah 25 tahun memperkuat AS Roma. Dia bermain sebanyak 786 pertandingan dan mencetak 309 gol. Dia memenangkan gelar Serie A pada tahun 2001. Lalu merebut Piala Italia pada tahun 2007 dan 2008 serta dua gelar Piala Super Italia (2001 dan 2007).

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini: