Franco Hita Berhasrat Ikuti Jejak Mario Gomez di Arema FC

Bola.com, Jakarta Mantan striker Arema FC, Franco Hita, punya hasrat kembali ke Malang. Tentunya bukan sebagai pemain lagi, tapi pelatih.

Franco Hita masih berusaha dan terus menimba ilmu kepelatihan di Argentina, terutama menangani pemain muda di sana. Hita sudah mengantongi lisensi kepelatihan setara dengan A Pro di Asia sejak tahun lalu.

Artinya, dia sudah memenuhi syarat untuk bisa melatih di Indonesia. “Tentu saja ingin suatu saat melatih di Arema. Semoga nanti ada kesempatan datang,” kata Hita, Rabu (20/5/2020). 

Seperti diketahui, Hita pernah membela tim berjuluk Singo Edan pada musim  2003-2005. Gelar Copa Indonesia berhasil dipersembahkannya untuk Arema waktu itu.

Saat ini, Hita masih mengikuti perkembangan mantan timnya itu. Dia berharap pelatih Arema sekarang, Mario Gomez bisa memberikan prestasi, lantaran keduanya berasal dari negara yang sama.

“Saya harap Gomez bisa dapat hasil bagus di Arema. Sehingga nama Argentina ada tempat tersendiri bagi Aremania. Setelah Gomez selesai bekerja di sana, semoga saya bisa melanjutkannya,” sambungnya.

 

Masih di Hati Aremania

Hita masih ada di hati Aremania. Tak sedikit yang memintanya untuk jadi pelatih Arema. Hanya saja manajemen Arema lebih memilih pelatih yang sudah punya banyak pengalaman. Mereka jarang menggunakan pelatih asing yang belum pernah berkarier di Indonesia.

Dalam 10 tahun terakhir, hanya Milan Petrovic yang jadi nama baru di Indonesia pada musim 2018. Tapi waktu itu awalnya dia didatangkan sebagai asisten pelatih. Setelah pelatih kepala, Joko Susilo, dilengserkan, dia naik jadi pelatih kepala.

Selain Milan, pelatih asing Arema adalah Milomir Seslija dan Mario Gomez yang sudah punya pengalaman di Indonesia. Artinya, Hita harus sabar menunggu mimpinya bisa terwujud atau paling tidak harus berkiprah lebih dulu di klub lain sebelum kembali ke Arema.

Manajemen Arema sempat gagal membuat komposisi pelatih dari legenda tim sendiri. Pada musim 2017 semua komposisi pelatih dihuni eks pemain Arema, yaitu Aji Santoso, Joko Susilo, Kuncoro, Singgih Pitono dan Yanuar Hermansyah. Hanya di pramusim mereka berjaya dengan menjuari Piala Presiden. Sementara di Liga 1 Arema FC harus puas di papan tengah.  

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini