Frank Lampard Akhirnya Bicara

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVAFrank Lampard dipecat pada Januari 2021 setelah ditunjuk pada musim panas 2019 sebagai manajer Chelsea. Penampilan The Blues di bawah kendali sang legenda dinilai tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Chelsea menghabiskan £200 juta di bursa transfer musim panas kemarin. Lampard sejatinya mampu membawa Chelsea berada di puncak klasemen.

Namun, seiring waktu berjalan, performa Chelsea mulai menurun. Bahkan menelan lima kekalagan dalam delapan pertandingan Premier League.

Hasil itu membuat Presiden Chelsea Roman Abramovich membuat keputusan sulit.

Setelah dipecat dari jabatannya, Lampard tak pernah berkomentar di media. Tiga bulan berlalu, dia akhirnya buka suara tentang pemecatan itu.

Lampard menjelaskan, waktunya sebagai manajer Chelsea adalah waktu yang luar biasa dan, hingga saat ini ia tetap menghargai kesempatannya berada di Stamford Bridge.

“Saya sangat menghargai kesempatan yang saya miliki untuk mengelola Chelsea. Itu adalah waktu yang luar biasa. Semua orang tahu bagaimana perasaan saya tentang klub," kata Lampard dalam tanya jawab dengan Willow Foundation.

"Sepakbola telah menghabiskan hidup saya, pertama sebagai pemain dan kemudian sebagai manajer. Tidak ada yang mau kehilangan pekerjaannya. Tetapi ketika Anda memasuki karier ini, itu bisa terjadi," sambungnya.

Setelah tak lagi menangani Chelsea, Lampard mengaku kini lebih banyak diam di rumah. Menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta.

Namun, dalam hati yang terdalam, Lampard mengaku sangat rindu dengan Chelsea, penggemar hingga stadion yang pernah menjadi tempatnya membuat sejarah.

"Ini memberi saya lebih banyak waktu untuk berada di rumah. Sangat menyenangkan berada di sekitar keluarga," jelasnya.

"Saya benar-benar merindukan mereka. Saya tahu sebagai pemain apa artinya bagi saya dan saya tahu pengaruhnya terhadap permainan." ucapnya.