Frank Rikard Sokoy Terkesan dengan Kekompakan Pemain Persebaya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Persebaya - Bek kiri Frank Rikard Sokoy sudah sepekan bergabung bersama Persebaya Surabaya sejak mengikuti latihan perdana pada Kamis (4/3/2021). Pemain asal Papua itu mengaku terkesan dengan situasi yang ada di skuat Bajul Ijo.

Dia menilai Rendi Irwan dkk. bisa menyambutnya dengan baik saat awal datang. Selain itu, kekompakan para pemain Persebaya juga bisa dirasakannya. Padahal, banyak pemain lain yang juga berstatus rekrutan anyar.

“Saya melihat luar biasa. Permainan pemain muda juga cepat dan lincah, cepat beradaptasi juga. Pemain-pemain di sini siap kerja. Saya senang bisa berada di tim ini,” kata pemain asli Jayapura itu kepada Bola.com.

Pemain yang akrab disapa Faso itu mengaku tidak kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan yang diperagakan oleh Bajul Ijo. Kondisi fisiknya juga tidak masalah. Maklum, dia tetap berusaha menjaga kebugaran selama setahun terakhir.

Padahal, Faso berstatus sebagai pemain tanpa klub pada musim 2020. Itu terjadi lantaran dia mendapat sanksi larangan bertanding selama setahun dari PSSI akibat insiden yang dilakukannya saat masih membela Perseta Tulungagung di musim 2019.

“Setahun terakhir saya banyak latihan mandiri saja. Di Jayapura ikut main sama teman-teman, futsal juga. Di kampung-kampung sana juga banyak yang main bola. Jadi, saya tetap menjaga kondisi sesuai instruksi coach,” imbuhnya.

Faso sebenarnya sudah didekati oleh Persebaya di awal musim 2020. Dia menjalani trial saat tim arahan Aji Santoso itu melangsungkan pemusatan latihan di Yogyakarta pada Januari 2020. Kebetulan, Persebaya saat itu butuh bek kiri.

Tapi, masalah sanksi itu membuatnya tidak bisa menerima tawaran kontrak dari Bajul Ijo. Faso menyebutkan bahwa Aji Santoso terus berkomunikasi dengannya, termasuk perekrutan di musim 2021. Hal itu pun dapat terealisasi sekarang.

Kagum dengan Bonek

Pemain anyar Persebaya, Frank Rikard Sokoy. (Bola.com/Aditya Wany)
Pemain anyar Persebaya, Frank Rikard Sokoy. (Bola.com/Aditya Wany)

Sisi lain yang membuatnya takjub dengan Persebaya adalah suporter Bonek. Dia memandang bahwa suporter warna kebesaran hijau ini menjadi contoh kecintaan para pendukung terhadap klub yang diidolakan.

“Bonek memang luar biasa, sangat fanatik. Jujur, saya senang sekali dengan Bonek,” ungkap pemain kelahiran 5 Oktober 1997 itu.

Sayang, Frank Rikard Sokoy tidak dapat merasakan atmosfer pertandingan dalam waktu dekat ini. Piala Menpora 2021 yang dimulai 21 Maret bakal digelar tanpa penonton karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Video