Fregat Perusak Rudal TNI Kejar Kapal Selam Asing Penerobos Laut NKRI

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kapal perang militer Indonesia, KRI I Gusti Ngurah Rai-322 yang dipimpin Kolonel Laut S Bimo Aji, di bawah kendali Gugus Tempur Laut, Komando Armada II TNI Angkatan Laut mendeteksi keberadaan kapal selam asing yang masuk ke wilayah perairan yuridiksi NKRI.

Dalam situasi tersebut perwira jaga langsung melaporkan hasil deteksi itu ke komandan KRI GNR-332, dan diteruskan ke Komandan Satuan Tugas Laut (Dansatgasla) Operasi Gabungan Pengamanan Perbatasan, Laksamana Pertama TNI Rahmat Eko Rahardjo, yang terlibat dalam pelayaran itu.

Dari siaran resmi dilansir VIVA Militer, Jumat 26 Februari 2021, mendapatkan laporan itu, sebagai Komandan Guspurla Koarmada II, Laksma TNI Rahmat Eko memerintahkan Kolobel S Bimo untuk mengambil langkah taktir.

Lalu, pada situasi itu Kolonel S Bimo memerintahkan pilot heli Panther HS 4211 membantu mencari dan menemukan keberadaan kapal selam asing tersebut. Heli ini dikerahkan karena memang dilengkapi Dipping Sonar L-3 Ocean Systems DS-100 Helicopter Long-Range Active Sonar (HELRAS).

Akhirnya heli Panther HS 4211 mendeteksi keberadaan kapal selam asing dan mengirimkan data ke KRI GNR-332 untuk dilaksanakan penghancuran kapal selam asing dengan menembakan torpedo.

Hal ini merupakan skenario latihan perang AKS yang diperankan prajurit TNI AL KRI GNR-322 dan kru heli Panther HS 4211.

"Latihan perang anti kapal selam ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan tempur pengawak KRI GNR-332 dan kru heli dalam simulasi pertempuran anti kapal selam," kata Laksma Rahmat Eko.

Sementara itu di tempat terpisah, Panglima Koarmada II Laksamana Madysa TNI I N.G. Sudhihartawan menuturkan, bahwa simulasi latihan unsur gelar KRI dan heli merupakan bentuk interoperabilty antar unsur sehingga dibutuhkan kerjasama taktis yang meliputi komando, pengendalian dan komunikasi.

Selama kegiatan latihan melaksanakan prosedur latihan secara cermat dan benar guna terwujudnya Zero Accident.

Untuk diketahui, KRI GNR 332 biasa disebut juga dengan Kapal Perusak Kawal Rudal 10514. Kapal ini jenis fregat kelas Martadinata. Kapal perang ini dibuat PT PAL bersama Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) Belanda.

Baca: Luar Biasa, Pasukan Elite TNI AU Mau Tembus Pasar Jahe Dunia