Friends Sering Dikritik karena Cuma Tampilkan Pemain Kulit Putih, Kreator Mengaku Keliru

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Los Angeles - Kalau ukuran popularitas, komedi situasi Friends memang salah satu yang melegenda di era 90-an. Namun tayangan ini bukannya lepas dari kritik.

Salah satu topik yang paling sering disentil soal tayangan yang dibintangi Jennifer Aniston dkk ini adalah soal keberagaman. Seperti diketahui, seluruh bintang acara TV ini berkulit putih.

Salah satu kreator acara ini Marta Kauffman, akhirnya menjawab kritik soal warna kulit ini.

Produk Masa Lalu

Reuni Friends. (Terence Patrick/HBO Max via AP)
Reuni Friends. (Terence Patrick/HBO Max via AP)

"[Friends], dalam kadar tertentu, adalah produk dari suatu masa dan juga rasa tidak acuhku," tuturnya dalam acara CNN History of the Sitcom, seperti dilansir dari Entertainment Weekly, Rabu (21/7/2021).

Ia menambahkan, "Dulu ada tayangan kulit hitam dan acara kulit putih. Tak banyak acara yang [dibintangi aktor] dengan rasa berbeda."

Berharap Ambil Keputusan Berbeda

David Schwimmer dan  Matthew Perry dalam Friends: The Reunion. (Terence Patrick/HBO Max via AP)
David Schwimmer dan Matthew Perry dalam Friends: The Reunion. (Terence Patrick/HBO Max via AP)

Sebelumnya, saat berbicara dalam sebuah festival pada bulan lalu, ia mengaku hal ini sekarang ia sesali.

"Aku berharap saat itu tahu apa yang kupahami saat ini, aku bakal membuat keputusan yang sangat berbeda," kata dia.

Belum Cukup

Ia menambahkan, "Kami selalu mendorong keberagaman di perusahaan kami, tapi yang sudah kulakukan ternyata belum cukup."

Salah satu bintang Friends, David Schwimmer yang memerankan Ross Gellar, sempat mengatakan bahwa saat produksi dirinya juga menyadari kurangnya keragaman dalam pemain Friends.

Kurangnya Keragaman

"Aku menyadari kurangnya keragaman dan selama bertahun-tahun aku mencoba agar Ross berkencan dengan wanita kulit berwarna. Salah satu kekasihnya di acara ini adalah orang Asia, dan kemudian ia berkencan dengan wanita Afrika-Amerika. Ini adalah dorongan yang secara sadar kulakukan," tuturnya kepada The Guardian, seperti diwartakan E! News.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel