Fungsi Dana Pensiun, Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

Fungsi Dana Pensiun, Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya
Fungsi Dana Pensiun, Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

RumahCom – Dana pensiun adalah sebuah tabungan penting di hari tua. Biasanya, tabungan dana pensiun dikumpulkan selama masa produktif seseorang saat bekerja, mulai dari usia 20 hingga 60 tahun.

Pensiun berarti masa tugasnya telah selesai. Jadi, dana yang terkumpul selama puluhan tahun bisa digunakan ketika sudah tidak bekerja atau selesai masa tugas. Mempersiapkan dana untuk tabungan pensiun adalah hal yang penting. Jika bisa dimulai lebih awal, maka lebih baik. Berikut penjelasan lengkapnya di sini!

  • Apa Itu Dana Pensiun?

  • Fungsi Dana Pensiun

  • Manfaat Dana Pensiun

  • Jenis Dana Pensiun

  • Tips Cara Menyimpan Dana Pensiun

Apa Itu Dana Pensiun?

<em>Pengertian dana pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program dengan janji manfaat pensiun. (Foto: Unsplash – Mathieu Stern)</em>
Pengertian dana pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program dengan janji manfaat pensiun. (Foto: Unsplash – Mathieu Stern)

Dana pensiun adalah sekumpulan dana yang diperoleh dari iuran tetap seseorang ditambah penyisihan penghasilan perusahaan dan memiliki hak mendapatkan bagian keuntungan itu setelah pensiun.

Sementara itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 tahun 1992, pengertian dana pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program dengan janji manfaat pensiun.

Sehingga, dari kedua pengertian di atas, dana ini artinya dikumpulkan oleh lembaga tertentu dengan menggunakan iuran pekerja untuk diberikan kembali kepada pekerja pada saat masa pensiun.

Dana pensiun sangat penting sebagai tabungan Anda di hari tua nanti. Namun sebelum menyiapkan dana pensiun, pastikan kebutuhan Anda saat ini terpenuhi. Salah satu kebutuhan tersebut adalah mempunyai rumah sendiri. Anda bisa cek daftar hunian di kawasan Sidoarjo dibawah Rp700 juta berikut ini sebagai referensi hunian idaman!

Fungsi Dana Pensiun

<em>Hari tua yang umumnya sulit untuk melanjutkan kerja dan meraih pendapatan, bisa tergantikan oleh dana yang sudah dikumpulkan sejak lama. (Foto: Unsplash – Annie Sprat)</em>
Hari tua yang umumnya sulit untuk melanjutkan kerja dan meraih pendapatan, bisa tergantikan oleh dana yang sudah dikumpulkan sejak lama. (Foto: Unsplash – Annie Sprat)

Agar bisa mempersiapkan hari tua Anda, ada baiknya Anda mengetahui berbagai fungsi dana pensiun. Fungsi terbagi berdasarkan tiga hal, yaitu fungsi bagi perusahaan, karyawan, dan bagi penyelenggara program dana pensiun tersebut. Inilah penjelasannya:

Fungsi Bagi Perusahaan

  • Memberikan penghargaan kepada setiap karyawan karena telah memberikan pengabdian terhadap perusahaan.

  • Meningkatkan citra sebuah perusahaan ketika menjalankan bisnis.

  • Meningkatkan motivasi kerja karyawan, sehingga produktivitas perusahaan juga meningkat.

  • Menciptakan rasa aman untuk karyawan agar mampu menurunkan tingkat karyawan yang berhenti bekerja.

Fungsi Bagi Karyawan

  • Hari tua yang umumnya sulit untuk melanjutkan kerja dan meraih pendapatan, bisa tergantikan oleh dana yang sudah dikumpulkan sejak lama.

  • Jika penerima dana ini meninggal, dana tersebut bisa diwariskan pada keluarga yang masih hidup.

Fungsi Bagi Penyelenggara Program

  • Penyelenggara program memiliki kesempatan untuk mengelola dana agar menghasilkan keuntungan, sebab iuran ini dapat digolongkan ke dalam investasi.

  • Sebagai aktivitas bakti sosial kepada peserta iuran dana tersebut.

  • Mendukung program pemerintah dalam pengadaan dana pensiun.

[ArticleCallout]{ “title”: “Jaminan Pensiun: Pengertian, Cara Daftar, Cara Menghitung, dan Perbedaannya”, “excerpt”: “Simak penjelasan tentang jaminan pensiun, cara daftar, cara menghitung dan lainnya di sini!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/jaminan-pensiun-pengertian-cara-daftar-cara-menghitung-dan-perbedaannya-26082”, “image”: “https://img.iproperty.com.my/angel-legacy/1110×624-crop/static/2020/04/Gambar-Guides.jpg” }[/ArticleCallout]

Manfaat Dana Pensiun

<em>Dana ini disisihkan bukan hanya untuk Anda saja, namun untuk keluarga Anda juga apabila Anda sudah tiada. (Foto: Unsplash – Andre Taissin)</em>
Dana ini disisihkan bukan hanya untuk Anda saja, namun untuk keluarga Anda juga apabila Anda sudah tiada. (Foto: Unsplash – Andre Taissin)

Adapun manfaat dana pensiun yang perlu Anda ketahui ada dua, yakni sebagai berikut:

  • Dana pensiun adalah sebagai penyambung hidup di masa tua atau sebagai bekal pensiun.

  • Dana pensiun adalah sebagai pengeluaran untuk modal usaha di masa pensiun.

Dari dua manfaat dana ini di atas Anda bisa melihat bahwa betapa pentingnya menyisihkan bujet untuk masa tua Anda. Sekali lagi perlu Anda ingat bahwa dana ini disisihkan bukan hanya untuk Anda saja, namun untuk keluarga Anda juga apabila Anda sudah tiada.

[PropertyTip]Menyisihkan uang untuk dana hari tua bisa dimulai dengan mengikuti program dana pensiun yang sudah disediakan oleh perusahaan atau pemerintah.[/PropertyTip]

Jenis Dana Pensiun

<em>Jenis dana pensiun terbagi ke dalam tiga jenis. (Foto: Unsplash – Christian Dubovan)</em>
Jenis dana pensiun terbagi ke dalam tiga jenis. (Foto: Unsplash – Christian Dubovan)

Jenis dana pensiun secara umum terbagi menjadi tiga jenis. Apa saja itu? Berikut penjelasannya di bawah ini:

Pemberi Kerja

Jenis yang pertama adalah dana yang dibuat oleh individu atau sebuah badan yang mempekerjakan karyawan. Individu atau badan tersebut berlaku sebagai pendiri dan menyelenggarakan program dana hari tua tersebut untuk seluruh karyawan.

Lembaga Asuransi Kesehatan

Jenis lainnya adalah dana yang diselenggarakan oleh perusahaan asuransi jiwa untuk perorangan, baik untuk karyawan kantor maupun pekerja independen, dan terpisah dengan dana hari tua dari pemberi kerja.

Lembaga Keuangan

Jenis ini adalah dana yang dibuat oleh lembaga keuangan seperti bank. Sehingga, iurannya bersifat pasti dan hanya dibebankan pada pemberi kerja, serta besarannya berdasar pada keuntungan pemberi kerja.

Tips Cara Menyimpan Dana Pensiun

<em>Studi kelayakan digunakan untuk memberikan proyeksi kepada bank terkait besaran potensi keuntungan yang mampu dihasilkan oleh perusahaan Anda. (Foto: Unsplash – Austin Disteli)</em>
Studi kelayakan digunakan untuk memberikan proyeksi kepada bank terkait besaran potensi keuntungan yang mampu dihasilkan oleh perusahaan Anda. (Foto: Unsplash – Austin Disteli)

1. Tentukan Waktu Pensiun

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan menentukan usia Anda akan berhenti bekerja dan mendapatkan penghasilan secara rutin. Umumnya, di Indonesia seseorang akan pensiun di usia 57 tahun. Semakin dini Anda mulai mempersiapkan tabungan pensiun, artinya semakin ringan usaha Anda untuk mempersiapkan dana pensiun.

2. Hitung Jumlah Dana yang Ingin Dikumpulkan

Misalnya, Anda menetapkan waktu pensiun di usia 60 tahun. Anda bisa menargetkan juga, berapa dana yang perlu dipersiapkan. Perkirakan juga, kira-kira kebutuhan apa saja yang nantinya Anda butuhkan. Misalnya biaya servis mobil, biaya listrik, dana darurat, biaya cek kesehatan, dan lainnya. Berikut perhitungannya

Rumus:

Jumlah pengeluaran tahunan x (1 + presentasi inflasi)n

*n = selisih umur kamu sekarang dengan target usia pensiun Anda

Maka perhitungan dana pensiun Anda dengan perkiraan 4% inflasi tahunan adalah sebagai berikut:

120.000.000 x (1 + 4%)60-22

120.000.000 x (1,04)38

Rp474 juta per tahun

Jumlah ini merupakan target dana pensiun yang perlu Anda miliki pada saat masa pensiun kamu tiba. Berdasarkan rumus di atas, perkiraan total dana pensiun yang Anda persiapkan adalah sebesar Rp11,8 Miliar.

3. Memilih Produk Keuangan yang Sesuai untuk Dana Pensiun

Setelah menghitung total dana pensiun nantinya, Anda akan dihadapkan pada pilihan produk keuangan mana yang cocok untuk mencapai target tersebut. Apakah Anda ingin mempersiapkan dana pensiun dengan menaruhnya dalam bentuk tabungan, deposito, atau reksa dana?

Jika Anda menaruhnya dalam bentuk deposito, Anda harus menabung sebesar Rp28 juta/ bulannya (merujuk contoh perhitungan di poin sebelumnya). Nah, kalau Anda menaruhnya dalam bentuk reksadana saham dengan imbal hasil rata-rata 10 persen per tahunnya, ternyata Anda bisa berinvestasi mulai dari Rp4 juta/bulan,

4. Jaga Kesehatan Finansial

Tentunya, untuk mewujudkan masa pensiun yang sejahtera, Anda harus menjaga kesehatan finansial sedari dini. Anda harus bijak untuk menentukan alokasi gaji untuk kebutuhan sehari-hari, konsisten menabung dana darurat dan dana pensiun.

Sebaiknya, Anda juga harus menghindari untuk berhutang dalam hal-hal yang sifatnya konsumtif. Jangan lupa juga untuk menyisihkan uang Anda untuk asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Anda juga bisa mengusahakan untuk memperoleh penghasilan dari berbagai sumber.

Tonton video berikut ini untuk mengetahui tips memilih asuransi rumah yang tepat!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

[AskGuru][/AskGuru]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel