Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi, Sifat, Ciri-Ciri, Tujuan, Struktur, dan Contohnya

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Teks laporan hasil observasi adalah jenis teks yang berisi informasi tentang suatu hal sesuai fakta di lapangan. Teks ini biasanya digunakan untuk melaporkan hasil pengamatan.

Adapun objek pengamatan yang bisa diangkat dalam teks laporan hasil observasi, antara lain keadaan alam, keadaan lingkungan, hewan, tumbuhan, sosial, sebuah peristiwa, kesenian, dan kebudayaan.

Fakta yang didapat dilengkapi dengan pendapat dan teori yang berhubungan dengan objek yang diamati agar bisa dipertanggungjawabkan.

Kemudian dalam teks tersebut berisi hasil observasi dan analisis secara sistematis. Hal itu berarti dalam teks laporan hasil observasi menyajikan informasi tentang suatu hal sesuai fakta dan apa adanya.

Berikut ini rangkuman tentang fungsi teks laporan hasil observasi, sifat, ciri-ciri, tujuan, struktur, dan contohnya, seperti dilansir dari gerbangkurikulum.sma.kemdikbud.go.id, Selasa (16/11/2021).

vidio:Kondisi Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2020 dan Pro Kontra Naturalisasi Pemain

Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

Ilustrasi mengetik di laptop. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)
Ilustrasi mengetik di laptop. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

Secara umum, laporan hasil observasi berfungsi sebagai alat pendokumentasian suatu objek atau suatu kegiatan. Berikut ini fungsi teks laporan hasil observasi lainnya:

a. Melaporkan tanggung jawab sebuah tugas dan kegiatan pengamatan.

b. Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan atau pemecahan masalah dalam pengamatan.

c. Sebagai sumber informasi tepercaya.

d. Sarana untuk pendokumentasian.

Sifat Teks Laporan Hasil Observasi

Ilustrasi menulis. Credit: pexels.com/Judit
Ilustrasi menulis. Credit: pexels.com/Judit

Teks hasil observasi memiliki tiga sifat, yakni bersifat informatif, komunikatif, dan objektif. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat sebagai berikut:

a. Bersifat Informatif

Bersifat informatif artinya memberikan informasi yang berguna mengenai objek yang diamati kepada pembaca.

b. Bersifat Komunikatif

Bersifat komunikatif artinya teks tersebut menggunakan bahasa yang seolah-olah membuat kita sedang berkomunikasi dengan teks tersebut, tujuannya agar isi laporan dalam teks lebih mudah dimengerti.

c. Bersifat Objektif

Bersifat objektif berarti teks laporan tersebut harus faktual dan berpatokan pada informasi yang sah tentang apa yang benar-benar terjadi.

Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi

Ilustrasi menulis. (Nick Morrison/ Unsplash)
Ilustrasi menulis. (Nick Morrison/ Unsplash)
  • Isi yang dibahas biasanya berupa ilmu tentang suatu objek atau konsep yang diobservasi.

  • Objek yang dibahas bersifat sangat umum sehingga menjelaskan ciri umum semua yang termasuk kelompok atau kategori objek yang diobservasi. Contoh: museum, bukan spesifik satu di antara benda yang dipajang di museum. Pantai, bukan hanya air laut atau pasir saja.

  • Bertujuan untuk menjelaskan sesuatu dari sudut pandang ilmu (pengetahuan).

  • Objek atau sesuatu hal yang diobservasi dijelaskan secara sistematis, terperinci, dan mengulas bagian-bagiannya, dan objektif (sesuai kenyataan, tidak kurang dan tidak lebih).

  • Merinci objek atau hal yang diobservasi secara sistematis dari sudut pandang ilmu (saintifik) yang biasanya membagi penjabaran menjadi: definisi, klasifikasi, jabaran ciri objek.

Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi

Ilustrasi menulis. Credit: pexels.com/Startup
Ilustrasi menulis. Credit: pexels.com/Startup

Teks laporan hasil observasi bertujuan untuk memberikan informasi umum tentang berbagai kelas benda atau sesuatu yang dicermati, seperti hewan, pepohonan, batu-batuan, telepon genggam, dan sebagainya.

Melalui penjabaran ciri laporan observasi yang sebelumnya telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa laporan hasil observasi disajikan dengan tujuan untuk menjelaskan sesuatu dari sudut pandang ilmu, memerinci objek atau hal yang diobservasi secara sistematis, terperinci dan mengulas bagian-bagiannya dengan objektif

Objek laporan hasil observasi bersifat sangat umum sehingga menjelaskan ciri umum secara keseluruhan.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Ilustrasi menulis. (Photo created by jannoon028 on Freepik)
Ilustrasi menulis. (Photo created by jannoon028 on Freepik)

Terdapat tiga struktur dalam teks laporan hasil observasi, yakni pernyataan umum, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat. Berikut ini penjelasannya.

1. Pernyataan umum atau klasifikasi

Pernyataan umum adalah bagian pembuka atau pengantar tentang hal yang akan dilaporkan. Misalnya, pada tahap pembukaan disampaikan bahwa benda-benda di dunia dapat diklasifikasikan berdasarkan kriteria persamaan dan perbedaan.

2. Deskripsi bagian

Dalam deskripsi bagian berisi, perincian, dan pembahasan secara lebih detail. Misalnya, binatang mencakup ciri fisik, habitat, makanan, perilaku.

Kemudian, tumbuhan berupa perincian ciri fisik bunga, akar, buah atau perincian bagian yang lain. Perincian manfaat dan nutrisi juga dipaparkan pada bagian ini. Kalau yang dilaporkan berupa objek, deskripsi bagian berisi klasifikasi objek dari berbagai segi.

3. Deskripsi Manfaat

Deskripsi manfaat berisi fungsi atau manfaat setiap objek yang diamati dalam kehidupan.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi

Ilustrasi mengetik di laptop. (Photo by Lukas Blazek on Unsplash)
Ilustrasi mengetik di laptop. (Photo by Lukas Blazek on Unsplash)

Susu Sari Kedelai

Susu sari kedelai (sari kacang kedelai) merupakan istilah yang sudah sering kita dengar. Susu sari kedelai merupakan minuman yang terbuat dari sari kedelai, yang mempunyai banyak khasiat. Susu sari kedelai telah ada di China selema ribuan tahun, tepatnya 1900 tahun lalu.

Pada dasarnya, susu sari kedelai berbeda dengan susu sapi. Susu sari kedelai mempunyai ciri–ciri, yaitu berwarna putih, rasanya manis, terbuat dari sari kacang kedelai (tumbuhan kedelai). Sedangkan susu sapi berasal dari hewan sapi yang mengandung kasein. Akan tetapi, susu sari kedelai juga bisa dikonsumsi oleh orang yang alergi susu sapi sehingga susu sari kedelai dapat menggantikan peran susu sapi.

Pada masa kini susu sari kedelai banyak memiliki variasi rasa, di antaranya melon, cokelat, stroberi, duren, dan lain-lain. Susu sari kedelai boleh dikonsumsi oleh segala macam usia, kecuali balita. Susu sari kedelai biasanya dikonsumsi saat sarapan yang dihidangkan bersama roti atau kue, dan cocok dikonsumsi pada saat waktu santai dengan dipadukan dengan aneka jenis makanan ringan.

Susu sari kedelai banyak mengandung protein, vitamin B, vitamin C, mineral, zat senyawa anti aging, dan lain-lain. Dengan banyak kandungan gizi yang terdapat dalam susu sari kedelai maka dari itu susu sari kedelai juga mempunyai banyak manfaat, di antaranya mencegah penuaan dini, menyegarkan tubuh, mengatasi intoleransi laktosa, mencegah hipertensi dan jantung koroner, mengurangi kadar kolesterol, mencegah diabetes, dan lain-lain.

Sumber: Kemdikbud

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel