FX Rudy: Pernyataan Megawati Bukan Ditujukan pada Ganjar Pranowo

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan petugas partai harus patuh dan menjalankan apa yang ditugaskan oleh partai. Dia juga mengungkapkan, kadang ada petugas partai tidak mau turun ke lapangan.

Pernyataan Megawati itu banyak ditafsirkan sebagai sindiran kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Apalagi belum lama ini Ganjar sempat menjadi perbincangan setelah berkonflik dengan dua petinggi DPP PDIP, Puan Maharani dan Bambang Wuryanto.

Namun, pendapat berbeda disampaikan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo. Mantan Wali Kota Solo itu menilai, pernyataan Megawati bukan ditujukan untuk Ganjar Pranowo yang juga petugas partai.

"Saya meyakini pernyataan Mbak Mega itu bukan ditujukan untuk Pak Ganjar," ujar Rudy, Selasa (1/6/2021).

Menurut Rudy, baik Ganjar, Puan Maharani maupun Bambang Wuryanto merupakan petugas partai yang taat dengan ketua umum. Pernyataan Megawati tersebut, menurut dia, ditujukan untuk seluruh kader PDIP.

"Pernyataan Mbak Mega itu saya kira pernyataan umum yang ditujukan untuk seluruh kader. Tidak ada kaitannya dengan Mas Ganjar, Mbak Puan dan Mas Pacul (Bambang Wuryanto)," tandasnya.

Semua kader PDIP, dikatakan Rudy, harus tegak lurus pada partai dan ketua umum. Petugas partai dimaksud adalah kader yang bertugas di struktur partai, legislatif dan eksekutif.

"Kalau saya wajar saja ketika ibu Megawati mengancam akan memecat kader yang tidak mau menjadi petugas partai. Petugas partai itu ya semua kader yang ada di struktur partai, legislatif, eksekutif," tandasnya.

Masalah Sudah Selesai

Terkait permasalahan yang terjadi antara Ganjar dengan Puan maupun Bambang, dirinya optimis telah selesai secara internal. Ia juga menilai, apa yang dilakukan Ganjar dengan media sosialnya tidak menyalahi aturan.

"Mas Ganjar itu bukan orang bodoh. Beliau main medsos karena zamannya medsos. Kalau dianggap kelewatan, saya kira sudah selesai kok masalahnya," katanya

Rudy menambahkan, sebagai kader partai dirinya pernah ditugaskan sebagai Wali Kota Solo. Megawati selaku pimpinan partai saat itu mewanti-wanti agar ia tidak melakukan korupsi.

"Dulu saya juga ditugasi partai jadi Wali Kota Solo. Saya selalu diingatkan oleh Ibu Megawati agar tidak korupsi. Ya saya patuhi sampai pensiun," katanya.

Reporter : Arie Sunaryo

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan di bawah ini: