FX Rudy Siap Menangkan Gibran Ikut Pilgub Jateng atau DKI

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo siap memenangkan Gibran Rakabuming Raka jika benar-benar mengikuti pemilihan gubernur. Baik Pilkada di Jawa Tengah maupun di DKI Jakarta. Sebagai kader partai dia akan tegak lurus mengikuti keputusan ketua umum.

Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan, jika Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sudah mendorong Gibran untuk maju pilgub, itu berarti ia melihat Gibran sebagai sosok yang memiliki kompetensi dan kemampuan. Sehingga jika ingin maju sebagai calon gubernur, pasti akan diberikan rekomendasi.

"Lha gubernurnya dimana, DKI apa Jawa Tengah ? Pada prinsipnya, bagi saya, ketika ketua umum itu merekom (rekomendasi) A, A itulah yang harus kita jalankan dan kita menangkan," ujar Rudy, Rabu (22/6).

Saat ditanyakan lebih baik dan menguntungkan provinsi mana Gibran harus pilkada, Rudy pun menyerahkan ke ketua umum.

"Rekomnya ibu (Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri) itu siapa, dimana, gitu lho. Ibu merekom di Jateng ya kita dukung di Jateng lah. Wong saya itu enggak pernah namanya membuat kecewa ketua umum saya. Ibaratnya saya yang menderita daripada ibu yang sakit," katanya.

Rudy mengaku tidak pernah dimintai pertimbangan terkait pencalonan Gibran nanti di wilayah mana. Namun berdasarkan hitung-hitungan, ia lebih memilih Gibran bertarung di DKI Jakarta. Alasannya, dikatakan Rudy, resistensinya lebih kecil dibanding Jawa Tengah.

"Kalau bertanding secara umum itu lebih enak di DKI daripada di Jawa Tengah. Resistensinya (di Jateng) kan lebih besar. Karena yang kepingin jadi gubernur kan banyak juga to. Kecuali saya. Tapi kalau direkomendasi di Jawa Tengah ya, suka tidak suka ya harus didukung dan dimenangkan. Tidak boleh tidak," katanya.

Rudy juga yakin jika rekomendasinya untuk maju di DKI Jakarta, kemungkinan menang tetap terbuka. Namun harus didukung dengan kerja keras oleh semua unsur partai.

"Seperti pak Jokowi dulu juga sama, lawannya inncumbent juga menang. Karena banyak yang dari Solo Raya, dari Jawa Tengah banyak to yang disana," katanya.

Nsmun Rudy kembali menegaskan jika penentuan calon gubernur sepenuhnya menjadi hak prerogatif ketua umum.

"Ya semuanya tergantung ketua umum, mau merekom mas Gibran dimana. Ketua umum saya itu kan punya kontemplasi yang luar biasa. Kalau sudah melakukan templasi sudah nggak ada yang bisa ngelawan," katanya.

Rudy menambahkan, resistensi di Jakarta lebih rendah, dikarenakan merupakan ibu kota negara yang memiliki masyarakat yang majemuk. Selain itu jumlah DPC di Jakarta juga lebih sefikit dibanding Jawa Tengah yang memiliki 35 DPC.

"Kita mengambil sejarah saja ketika pak Jokowi maju kesana. Sama tingkat elektabilitasnya, dan yang dihadapi inncumbent," ucapnya.

Rudy enggan menilai apakah sosok Gibran memiliki kemampuan untuk maju sebagai calon gubernur. Namun sebagai kader partai yang memiliki prinsip, sikap dan komitmen akan tetap mendukung keputusan ketua umum. Apalagi jika rekomendasi benar-benar diberikan untuk anak sulung Presiden Jokowi itu.

"Dulu kita juga ikut menenangkan pak Jokowi disana kok. Ketua umum menunjuk orang itu pasti sudah ada pertimbangan. Kalau ketua umum sudah bilang seperti itu, nggak ada kader melawan," pungkas Rudy. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel