(G)I-DLE Siap Rilis Lagu Baru, Soojin yang Masih Terbelit Isu Bullying Absen

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Seoul - Isu bullying yang membelit Soojin (G)I-DLE sejak akhir beberapa waktu lalu, hingga kini belum juga beres. Otomatis grup K-Pop dari Cube Entertainment ini akhirnya tiarap sejenak dari dunia hiburan.

Kini (G)I-DLE akhirnya bersiap kembali dengan merilis lagu baru bertajuk “Last Dance (Prod. GroovyRoom)” via platform Universe. Dilansir dari Soompi, Senin (19/4/2021), lagu ini akan dirilis tanpa Soojin.

Dalam pernyataan resminya, Universe mengabarkan bahwa lagu ini sebenarnya telah rampung sejak cukup lama.

Rampung Sejak Februari

(G)I-DLE (Foto: Twitter/G_I_DLE)
(G)I-DLE (Foto: Twitter/G_I_DLE)

Mereka menulis, "(G)I-DLE telah menyelesaikan rekaman "Last Dance (Prod. GroovyRoom)", membuat video musik, dan membuat konten tambahan pada Februari, dan rencananya akan dirilis pada akhir April. Namun, isu terkait Soojin (G)I-DLE terjadi pada Maret, dan grup ini sementara ini bekerja sebagai grup dengan lima anggota."

Dimodifikasi

(G)I-DLE (Cube via Soompi)
(G)I-DLE (Cube via Soompi)

Setelah memperhitungkan kemungkinan kerugian yang terjadi, akhirnya diputuskan untuk tidak mengulang produksi semuanya dari awal. Melainkan memodifikasi komposisi dan lirik lagunya.

Kelima personel (G)I-DLE akan melakukan rekaman ulang untuk versi baru ini.

Tanpa Soojin

"Grup ini akan merilisnya tanpa Soojin. Konten lain seperti pemotretan, video pembuatan di balik layar dan lainnya, akan sebisa mungkin berpusat kepada kelima anggota," kata mereka. Sementara video musiknya, akan diedit ulang untuk mengurangi kemunculan Soojin.

Berlarut-larut

Seperti diketahui, Soojin dituduh melakukan bullying dan kekerasan masa sekolah. Soojin telah angkat suara, mengatakan bahwa saat sekolah dulu ia sempat melakukan hal tak patut untuk seorang siswi, tapi membantah tuduhan bullying.

Belakangan, aktris Seo Shin Ae yang pernah satu sekolah dengan Soojin juga bersuara. Gadis yang dirumorkan merupakan korban bullying Soojin, memperkuat tuduhan ini.