Gabung Pasukan Singa Putih, Prajurit TNI Jalan Kaki 6 Jam di Bali

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Detasemen Kavaleri 4/Simha Pasupati, Komando Daerah Militer IX/Udayana, Tentara Nasional Indonesia (TNI) baru saja melaksanakan sebuah tradisi sakral satuan yang ditujukan bagi para prajurit TNI yang baru bergabung.

Dalam tradisi itu, semua prajurit TNI yang baru bergabung dengan satuan tempur berjuluk Singa Putih diwajibkan untuk mengikuti kegiatan tempuh lambang satuan.

Kegiatan ini tak main-main lho, karena semua prajurit TNI warga baru Denkav 4/SP wajib menempuh perjalanan sangat jauh dalam waktu singkat.

Berdasarkan siaran resmi yang diterima VIVA Militer, Senin 1 Maret 2021, pada kegiatan tempuh lambang satuan kali ini, ada sebanyak 36 prajurit TNI yang menjalankannya.

Nah, sebelum masuk markas, mereka diwajibkan untuk berjalan kaki dengan jarak tempuh 20 kilometer. Perjalanan dimulai dari Pura Uluwatu sampai ke markas Denkav 4/SP di Jalan Kediri, Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

"Perjalanan kurang lebih enam jam," tulis Denkav 4/SP.

Kegiatan ini bukan kali ini saja dilangsungkan. Namun, digelar setiap kali ada penerimaan anggota baru. Tujuan dari tradisi ini adalah agar prajurit TNI yang baru bergabung dapat menjunjung tinggi tradisi tersebut dan dilestarikan kepada prajurit TNI baru lainnya di masa yang akan datang.

Untuk diketahui, Denkav 4/SP bukan satuan tempur biasa. Dahulunya merupakan satuan peleton Kavaleri Khusus Pasukan Pengamanan VIP (Tonkavsus Paspamvip).

Baca: Terabas Hutan Angker Bondowoso, TNI Berhasil Buka Akses Desa Terisolir