Gabung Terengganu FC, David da Silva: Ini Kepindahan Terbaik Saya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Surabaya - Striker asal Brasil, David da Silva, sudah meninggalkan Persebaya Surabaya sejak Desember 2020 lalu. Dia memutuskan hijrah ke Liga Malaysia lantaran status kompetisi Indonesia belum jelas pada saat itu, bahkan hingga sekarang.

David da Silva memilih membela Terengganu FC untuk musim 2021 dan telah dikenalkan sebagai pemain anyar pada pekan lalu, Sabtu (2/1/2021). Setelah sepekan, David mengutarakan bahwa keputusannya untuk bergabung klub berjulukan The Turtles itu adalah langkah tepat.

“Ini tim besar dan juga saya memerlukan tantangan. Saya pikir ini adalah kepindahan terbaik dalam karier saya. Saya harus mendapat tantangan. Ini keputusan saya datang ke sini,” kata David dalam sebuah video di kanal YouTube TFC TV.

“Saya memikirkan hal itu (tekanan dan target gol). Ini pilihan saya. Dalam hidup, saya merasa lebih mudah saat bermain. Buat saya ini seperti meminum air setiap hari,” imbuh pemain kelahiran 12 November 1989 itu.

Bukan hal yang mudah buat David da Silva untuk memutuskan hijrah ke kompetisi berbeda negara. Sebab, namanya sudah melambung di Indonesia. Sayangnya, situasi tak jelas kompetisi Indonesia membuatnya membuat keputusan.

David da Silva memiliki torehan yang gemilang selama berkarier di Indonesia bersama Persebaya Surabaya. Dia merupakan striker asing dengan angka produktivitas tinggi dengan menyumbang 39 gol dalam 43 pertandingan di kompetisi resmi sejak 2018 hingga 2020.

Menjawab Tantangan

David da Silva hadir saat Persebaya Surabaya menjalani latihan di Lapangan Polda Jatim, Surabaya, Rabu (24/7/2019) sore. (Bola.com/Aditya Wany)
David da Silva hadir saat Persebaya Surabaya menjalani latihan di Lapangan Polda Jatim, Surabaya, Rabu (24/7/2019) sore. (Bola.com/Aditya Wany)

Kini, bergabung dengan Terengganu menjadi cerita baru dalam perjalanan karier David da Silva. Selama di Asia, dia tercatat pernah berkarier di Uni Emirat Arab, Oman, Kuwait, Arab Saudi, Jepang, Qatar, Korea Selatan, dan terakhir Indonesia.

Kompetisi Malaysia bakal menjadi tempatnya untuk kembali membukukan banyak gol. Tantangannya juga tidak mudah lantaran Malaysia Super League dikuasai oleh Johor Darul Ta’zim yang menjadi kampiun sejak 2014 dengan tujuh gelar beruntun.

“Liga yang sulit dan kami harus profesional dengan target menjadi juara. Tim perlu menjadi besar. Targetnya adalah apa yang harus saya lakukan di sini, karena itu saya datang,” ucap David.

“Saya merasa bersyukur karena ini tim besar, juga negara yang bagus. Jadi, saya senang berada di sini. Semuanya baru buat saya. Saya berharap semuanya baik-baik saja di sini,” tutur mantan striker Pohang Steelers itu.

Selain di Malaysia Super League 2021, David juga bakal tampil bersama Terengganu FC di Piala AFC 2021. Klub yang berdiri pada 1956 itu mendapat slot berkompetisi di Asia setelah menduduki peringkat ketiga klasemen akhir Malaysia Super League 2020.

Video