Gabungan "Live streaming dan e-commerce" efektif gaet pembeli

Maria Rosari Dwi Putri
·Bacaan 2 menit

General Manager of e-commerce Content, Taobao, Yu Feng, mengatakan tren live streaming dan e-commerce akan efektif menggaet pembeli.

"Hal yang fundamental dari live streaming adalah bahwa itu sangat interaktif. Jadi, ini sangat mirip dengan pengalaman membeli secara offline, tatap muka. Sehingga bisa dijadikan branding, yang dapat digunakan untuk iklan dan promosi dengan cara yang berbeda," ujar Yu Feng dalam konferensi pers virtual "Festival Belanja Global 11.11 Alibaba Group," Rabu.

Yu Feng juga mengatakan live streaming membawa nilai lebih jika dibandingkan dengan browsing e-commerce secara manual karena konsumen dapat melihat produk secara keseluruhan 360 derajat.

Baca juga: Alibaba perluas uji coba mobil swakemudi AutoX FCA Pacifica

Baca juga: Hal yang dinantikan di Festival Belanja Global 11.11 Alibaba Group

"Konsumen mendapat pengalaman luar biasa karena kadang mereka tidak bisa melihat foto secara jelas, kadang mereka tidak bisa memilih produk, dan dengan demo lewat live streaming akan lebih mudah bagi konsumen," kata Yu Feng.

Lebih lanjut, Yu Feng mengatakan kombinasi live streaming dan e-commerce akan dapat mempertemukan keinginan konsumen dengan barang yang tepat, sekaligus menciptakan kepercayaan pengguna, yang menjadi nilai lebih.

Sejumlah produk yang lebih efektif dipromosikan lewat live streaming di e-commerce, menurut Yu Feng, adalah pakaian, kosmetik dan produk kecantikan.

Namun, ada pula produk yang tidak efektif jika dipromosikan lewat live streaming, yaitu perhiasan. Sebab, akan sulit untuk memastikan kualitas hanya dengan melalui live streaming, kecuali dengan perlengkapan pencahayaan yang baik saat live streaming.

Pergeseran dengan hadirnya kombinasi live streaming, menurut Yu Feng, juga terjadi pada perubahan penggunaan "media" promosi.

Jika dulu Key Opinion Leader (KOL), yang melakukan streaming untuk merekomendasikan brand, kini brand secara mandiri dapat melakukan live streaming untuk menarik sekaligus berkomunikasi dengan konsumen.

"Jadi, itu itu alasan mengapa integrasi live streaming dan e-commerce menjadi kombinasi yang tepat," Yu Feng menambahkan.

Baca juga: Tiga hal yang diborong pembeli e-commerce Asia Tenggara saat pandemi

Baca juga: Alibaba Resmikan Pabrik Produsen Digital Baru