Gadis ABG Diperkosa 18 Pria

TRIBUNNEWS.COM,PONTIANAK--Sungguh tragis. AF, gadis yang baru berumur 16 tahun, menjadi korban dari aksi tak senonoh yang dilakukan 18 pria di lima lokasi pada Rabu (4/4/2012) malam hingga Kamis (5/4) dini hari.

Sebelumnya, Rabu sekitar pukul 23.00 WIB, AF bersama teman prianya nongkrong di kawasan Tugu Alianyang, Sui Ambawang, Kubu Raya. Teman prianya kabur setelah dikeroyok sejumlah pria. AF yang mencari pertolongan di gudang terdekat, malah jadi korban.

Dari 18 pria yang diduga melakukan perbuatan tak senonoh terhadap AF, aparat Polresta Pontianak sudah menangkap lima di antaranya. Sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Puji Prayitno, mengatakan, kelima tersangka dalam pemeriksaan. Mereka terancam melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak.

Terkait dengan kejadian tersebut, Puji mengimbau kepada masyarakat, terutama kalangan orangtua, untuk lebih waspada dan dapat mengawasi aktivitas anaknya apabila berada diluar rumah.

"Sebagai orangtua, kita diharapkan lebih waspada dan dapat mengatisipasi agar anak-anak kita tidak menjadi korban kejahatan. Selain itu, selalu memantau dan mengawasi ketika anak-anak sedang tidak berada di rumah," katanya.

Informasi yang dihimpun Tribun, kawasan Tugu Alianyang di Jl Trans Kalimantan memang sering dijadikan tempat nongkrong pasangan belia yang sedang kasmaran. Lokasi tersebut tidak mendapat penerangan yang cukup, dan banyak areal yang memungkinkan terjadinya tindak asusila.

Kasus yang menimpa AF bermula saat ia bersama teman laki-lakinya, Rabu (4/4) malam sekitar pukul 23.00 WIB sedang asyik nongkrong di kawasan Tugu Alianyang.

Beberapa menit keduanya bersantai, tiba-tiba muncul dua orang pemuda tidak dikenal, yaitu Lo dan Dar, melakukan perampasan ponsel AF. Teman laki-laki dikeroyok hingga melarikan diri dan meninggalkan AF di lokasi.

Merasa terancam, AF mencoba meminta pertolongan ke sebuah gudang kontainer, tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun, apa daya, bukannya mendapat pertolongan, AF malah diintimi secara bergiliran oleh delapan orang yang berada di gudang tersebut, yaitu Bd, Ar, Lo, Dar, Ang, Mi, Rom, dan teman Ang yaitu Mr X.

Kedelapan pemuda tersebut diduga sedang dalam pengaruh minuman keras, dan korban juga diduga sempat dipaksa untuk meminum minuman beralkohol.

Setelah AF mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari delapan pemuda tersebut, Lo membawanya kembali ke Bundaran Tugu Alianyang, dan diduga disitu kembali diintimi oleh Lo dan Dr. Selanjutnya, Lo kembali membawa korban ke kebun sayur yang masih berada di kawasan jalan tersebut. Di situ, sudah ada empat orang yang menunggu, yaitu Fa, Sa, Ro, dan teman Fa yaitu Mr

Setelah keempat orang tersebut melampiaskan nafsu bejatnya, Fa kembali membawa korban ke sebuah pondok. Penderitaan AF belum berhenti, ternyata di pondok tersebut sudah menunggu empat pemuda, yakni Br, Hn, Dr, dan Mi.

Keempat pemuda itu diduga juga mengintimi AF secara bergiliran. Berselang beberapa waktu, Ro membawa korban ke tempat lain, yaitu di daerah Siantan Pontianak Utara, di rumah satu di antara tersangka. Di sana, sudah menunggu tiga orang pemuda, yakni In, Ra, dan Ri.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.