Gadis Tuna Rungu Dicabuli Petugas Linmas di Dekat Makam Kakeknya

Mohammad Arief Hidayat, Dani (Bekasi)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang gadis tuna rungu, berinisial NS (20), dicekoki minuman keras kemudian dicabuli oleh oknum petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) berinisial BL di kompleks Kuburan Jati, Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Gadis itu dipaksa melayani nafsu bejat BL di dekat makam kakek korban.

Peristiwa itu terjadi pada 17 Maret 2021, sebagaimana diungkapkan pengacara NS, Herli, setelah melaporkan tindak asusila tersebut kepada polisi pada Selasa, 30 Maret 2021.

Herli menceritakan, mulanya korban NS bertemu dengan pria tak dikenal di Terminal Induk Bekasi. Kemudian, pria itu mengajak jalan-jalan hingga larut malam.

Tepat tengah malam, si pria mengajak korban NS ke rumah kontrakannya. Di situ, NS mau diperkosa, namun dia melawan. Upaya pemerkosaan batal meski korban sempat dipukul dan dicekik hingga ketakutan dan kabur.

Saat NS kabur, kata Herli, dia bertemu anggota Linmas berinisial BL. Korban diamankan dan pelaku diteriaki hingga melarikan diri.

Rupanya, aksi penyelamatan itu dimanfaatkan oleh BL. Anggota Linmas Duren Jaya itu menyuguhkan minuman keras yang sudah dicampur pil obat penenang sehingga korban pusing dan tak sadarkan diri.

Dalam kondisi yang tak berdaya, pelaku membawa korban ke kuburan Jati Duren Jaya. Di situ, BL meminta korban membuka celananya.

Tapi korban menolak, dan akhirnya pelaku memaksa. Herli mengatakan, pelaku mencabuli NS dan mengancam korban agar tidak berteriak. "Setelah itu korban melaporkan ke orangtuanya kemudian melapor ke polisi," katanya.