Gag Nikel kirim tim dan bantuan untuk korban gempa Cianjur

Anak perusahaan PT Antam Tbk, PT Gag Nikel mengirimkan tim dan bantuan untuk korban bencana gempa Cianjur, Jawa Barat.

Direktur Operasi PT Gag Nikel Arya Arditya Kurnia secara simbolis menyerahkan bantuan untuk korban bencana gempa yang diterima oleh Tim Gabungan Tanggap Darurat Gempa Cianjur yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Cianjur Cecep Alamsyah, Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur.

"Program bantuan bencana dari Gag Nikel merupakan program bidang sosial yang tidak hanya dilaksanakan di lingkar pertambangan Pulau Gag Papua Barat, tetapi juga di luar lingkar pertambangan, seperti yang kami lakukan di lokasi musibah bencana gempa di Cianjur ini," kata Arya Arditya Kurnia dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Bantuan yang diberikan Gag Nikel antara lain berupa beras, sembako, selimut, obat-obatan, makanan instan, makanan dan popok sekali pakai untuk balita, serta kebutuhan untuk wanita.

Selain menyalurkan bantuan, perusahaan tambang yang beroperasi di Pulau Gag, Papua Barat, itu juga menurunkan tim Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) ke lokasi gempa Cianjur.

Arya berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban yang sedang mengalami musibah.

"Mewakili manajemen PT Gag Nikel saya turut berduka cita atas terjadinya musibah bencana gempa yang dialami saudara-saudara kita di wilayah Cianjur dan sekitarnya, pada Senin kemarin," kata Arya.

Di hari yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif secara simbolis juga menyerahkan bantuan bencana kepada Sekda Kabupaten Cianjur Cecep Alamsyah, di Pendopo Bupati yang dijadikan posko utama penyerahan bantuan bencana.

Kementerian ESDM melalui Program ESDM Siaga Bencana melibatkan semua perusahaan pertambangan di bawah koordinasi Kementerian ESDM berpartisipasi memberikan bantuan untuk korban bencana gempa bumi berkekuatan 5,6 skala richter yang terjadi di wilayah Cianjur dan sekitarnya, pada Senin (21/11/2022) lalu itu.

Hingga Kamis (24/11/2022) petang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 272 orang. Masih ada sekitar 39 orang yang dinyatakan hilang. Pencarian korban yang hilang tersebut saat ini masih terkendala cuaca hujan dan juga longsor di sejumlah titik yang menimbun rumah warga.

Ada 15 kecamatan di Kabupaten Cianjur yang terdampak oleh gempa ini. BNPB mencatat setidaknya ada 56.311 rumah serta ratusan fasilitas yang rusak akibat gempa.

Baca juga: Gag Nikel berencana tambah kapasitas produksi jadi 4 juta wmt
Baca juga: Gag Nikel lakukan pendekatan berbeda dukung program hilirisasi
Baca juga: Anak usaha Antam Gag Nikel luncurkan buku sejarah perjalanan bisnis