Gagal Capai Target di EURO 2020, Pelatih Timnas Belanda Resmi Mundur

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelatih Timnas Belanda, Frank de Boer, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. De Boer mundur karena gagal membawa De Oranje tampil sesuai target di EURO 2020.

De Boer sendiri mengambil alih jabatan pelatih Timnas Belanda pada akhir September 2020. Dia ditunjuk membesut Memphis Depay cs setelah kepergian Ronald Koeman ke Barcelona.

De Boer pun menjadi pelatih De Oranje pertama yang gagal memenangkan salah satu dari empat pertandingan awalnya. Namun, dia berhasil meningkatkan performa tim dalam 10 laga berikutnya dengan catatan 8 menang, 1 imbang, dan 1 kalah.

Tiga kemanangn itu datang saat Belanda tampil ganas di babak penyisihan grup EURO 2020 sebelum mereka menghadapi Republik Ceko di babak 16 besar.

Sayangnya, Belanda gagal mencapai target lolos ke perempatfinal usai dikalahkan Republik Ceko dengan skor 0-2 di Budapest, Hungaria. Hasil itu membuat De Boer memutuskan untuk meninggalkan jabatannya sebelum pertemuan dengan petinggi Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB).

"Untuk mengantisipasi evaluasi, saya telah memutuskan untuk tikda melanjutkan tugas sebagai pelatih tim nasional. Itu karena saya gagal mencapai tujuan yang ditargetkan," ujar De Boer, seperti dikutip Omnisport, Rabu 30 Juni 2021.

"Ketika saya didekati untuk menjadi pelatih tim nasional pada 2020, saya pikir itu suatu kehormatan dan tantangan, tetapi saya juga menyadari tekanan yang akan datang kepada sejak saya diangkat, tekanan itu pun meningkat sekarang. Itu bukan situasi yang sehat bagi saya, dan juga skuad jelang laga penting seperti kualifikasi Piala Dunia nanti." ungkapnya.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang, tentu saja para penggemar dan para pemain. Pujian saya juga sampaikan kepada manajemen yang telah menciptakan iklim olahraga yang benar-benar top di sini," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel