Gagal Jadi Musisi Hip Hop, Insan Buana Jadi Pembuka Jalan Ribuan Artis

Adinda Permatasari, Nuvola Gloria
·Bacaan 1 menit

VIVA – Nama penyanyi Insan Buana dikenal lewat musik hip hop. Namun dia memang tak terlalu familiar di dunia hiburan.

Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya sehingga dia bikin gebrakan baru. Akhirnya pada 2019, Insan menginisiasi untuk membuat aggregator sendiri, dibantu oleh pemilik label rekaman Bandung Music, yaitu Bornfri Trithird.

Insan pun kini menjadi salah satu pendiri Dope Stereo, sebuah aggregator atau Digital Music Publishing asli karya anak bangsa.

“Ini bukan sekadar mendistribusikan karya musik secara digital, ini pergerakan dan gebrakan, seorang musisi dengan atau tanpa label besar sekarang bisa bersaing langsung dengan artis papan atas, Dope Stereo mendedikasikan diri untuk itu,” kata Insan Buana yang kini menjadi CEO Dope Stereo kepada VIVA.co.id, Sabtu, 24 April 2021.

Kini lewat Dope Stereo, Insan sudah mengelola hampir 2.500 Artis dari berbagai macam genre dan mencetak lebih dari 36 juta Streams. Meskipun bisa dibilang berhasil, namun Insan tetap mempertahankan visi awalnya: Bukan Sekedar Rilis.

“Meskipun Dope Stereo sudah mengelola ribuan artis dari berbagai negara, saya enggak mau satupun artis Dope Stereo mengalami hal kurang menyenangkan dalam merilis karyanya seperti yang pernah saya alami dulu,” ujarnya.

Kisah Insan bisa menjadi inspirasi bagi kita bagaimana usaha dan kerja keras tentu tidak akan mengkhianati hasil. Gagal menjadi musisi hip hop bukanlah akhir segalanya, justru Insan kini memberi jalan bagi ribuan artis.