Gagal Jegal The Minions dan Ahsan/Hendra, Bulutangkis China Genting

Bayu Adi Wicaksono

VIVA – Upaya tuan rumah BWF World Tour Super 750, Fuzhou China Open 2019, untuk menghancurkan dua ganda putra unggulan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamulji/Marcus Fernaldi Gideon telah gagal total.

Dua ganda yang dikerahkan untuk menghadang laju The Minions dan The Daddies menjuarai turnamen berhadiah 700.000 Dolar Amerika Serikat, luluh lantah diterjang penguasa ranking 1 dan 2 dunia itu di babak 16 besar.

Memang, kedua ganda China itu sempat membuat repot Kevin/Marcus dan Ahsan/Hendra. Terbukti kedua ganda RI itu dipaksa bermain dalam rubbergame.

Kevin/Marcus misalnya, harus berjibaku selama 45 menit sebelum bisa menghancurkan He Jiting/Tan Qiang dengan angka 16-21, 21-11, dan 21-16.

Jika dilihat dari catatan dua pertemuan terakhir di tahun 2019, tentu saja upaya He/Tan bisa disebut nyaris berhasil. Dalam dua pertemuan sebelumnya, mereka tak pernah mampu menciptakan rubbergame melawan Kevin/Marcus. Dan Kevin/Marcus tak pernah lebih dari 30 menit mengalahkan mereka.

Dua pertemuan terakhir itu terjadi di babak 16 besar Singapore Open 2019, ketika itu He/Tan dilibas dalam dua game berdurasi 25 menit dengan 21-18 dan 21-10. Lalu yang terbaru mereka bentrok di laga perdana Japan Open 2019, He/Tan ditekuk dalam 27 menit dengan poin 21-18 dan 21-12.

Yang paling menarik tentunya upaya pemegang medali emas Olimpiade Rio 2016, Zhang Nan dan duet barunya Ou Quan Yi menghadang Juara Dunia 2019, Ahsan/Hendra.

Terlihat jelas mereka sangat bernafsu menyingkirkan Ahsan/Hendra. Di game pertama Ahsan/Hendra dibantai habis-habisan dengan angka 11-21.

Tapi, Ahsan/Hendra bukan pebulutangkis kacangan, mereka mampu membayar kekalahan itu dengan dua kemenangan beruntun di game kedua dan rubbergame. Malahan terjadi laga paling tragis dan dramatis dalam sejarah dilangsungkannya Fuzhou China Open 2019, Ou/Zhang menelan kekalahan menyakitkan dengan skor langka di game terakhir dengan poin 30-29.

Nah yang paling menyakitkan lagi bagi China, alih-alih menyingkirkan Kevin/Marcus dan Ahsan/Hendra dari turnamen ini, malah kini posisi mereka yang semakin genting.

Bagaimana tidak, di perempatfinal ini hanya ada satu ganda China saja yang tersisa, mereka adalah musuh bebuyutan Kevin/Marcus, yakni Li Junhui/Liu Yuchen.

Kondisi ini sangat berbahaya bagi China, sebab tangga podium juara masih jauh. Sementara lawan-lawan yang bakal dihadapi Li/Liu juga semakin berbobot di perempatfinal saja mereka harus menghadapi ganda muda India yang sedang garang-garangnya, yaitu Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Wajar kiranya China mati-matian menjegal Kevin/Marcus dan Ahsan/Hendra, sebab kedua pasangan ini merupakan pemborong gelar juara BWF World Tour, selain itu China juga sudah lama tak bisa menjuarai sektor ganda putra Fuzhou China Open. Terakhir kali mereka bisa juara pada 2015 melalui Li/Liu.