Gagal ke Final Piala Super Spanyol, Real Madrid Kecewa dan Marah

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kecewa dan marah, itulah perasaan Marco Asensio usai Real Madrid tersingkir dari Piala Super Spanyol. Mereka gagal melangkah ke final karena kalah dari Athletic Bilbao dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio La Rosaleda, Malaga, Jumat dini hari WIB 15 Januari 2021.

Tim berjuluk Los Blancos dipaksa menyerah dengan skor 1-2. Gol yang diciptakan oleh Athletic Bilbao, semuanya tercipta ketika babak pertama. Raul Garcia membawa timnya unggul pada menit 18.

Selang 20 menit kemudian dia mencatatkan namanya untuk kedua kali di papan skor. Eksekusi penaltinya tak berhasil dimentahkan oleh kiper Madrid, Thibaut Courtois.

Baru pada menit 73 gol untuk Madrid datang juga lewat Karim Benzema. Tapi di sisa waktu yang ada, tidak ada lagi gol yang tercipta sehingga kemenangan menjadi milik Athletic Bilbao.

"Kami semua merasakan kecewa dan marah, karena kami sangat ingin bermain di pertandingan final," kata Asensio, dikutip dari laman resmi Madrid.

Kecewa dan marah yang dirasakan Asensio rasanya wajar dialami pemain Madrid lainnya. Sebab, sepanjang pertandingan mereka bisa terus menguasai bola.

Catatan statistik menunjukkan skuad asuhan Zinedine Zidane punya 70 persen penguasaan bola. Mereka juga melakukan 21 kali percobaan ke gawang Athletic Bilbao.

Tapi dari semuanya itu, cuma enam yang bisa tepat ke sasaran. Lalu ada sembilan kali percobaan yang dilakukan pemain Madrid masih melenceng dari sasarannya.