Gagal Lolos Fase Grup Piala Menpora, Pelatih Persela Minta Maaf

Pratama Yudha, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Duel Persela Lamongan kontra Persik Kediri berakhir antiklimaks. Laga yang dilangsungkan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu 7 April 2021, berakhir imbang 2-2.

Dua gol Persela dicetak bomber asingnya Melvyn Lorenzen menit ke 17 dan 23. Sedangkan, dua gol Persik dilesatkan Yusuf Fuad menit 13 dan Andri Ibo menit 83.

Pelatih Persela, Didik Ludiyanto, mengaku senang dengan semangat juang anak asuhnya di laga tersebut. Akan tetapi, dia menyayangkan gol kedua Persik yang terjadi karena hilangnya konsentrasi pemain.

"Saya apresiasi pemain di lapangan, menit akhir kami kehilangan konsentrasi, kami juga memberi ruang untuk pemain muda bermain, apalah artinya kita di pramusim bagus tapi di liga tidak," ujar Didik usai laga.

Laskar Joko Tingkir sebenarnya punya peluang untuk meraih poin penuh setelah lawan tampil dengan 10 pemain sejak menit 15. Bahkan, Laskar Joko Tingkir sudah unggul 2-1 hingga menit 83 sebelum akhirnya disamakan Persik lewat gol penalti Andri Ibo.

"Saya minta maaf ke warga Lamongan, pemain kita banyak yang emosi, sudah menang tapi ya itulah sepakbola. Ini bagian dari proses, itu yang penting," ucapnya.

Dengan hasil imbang ini, Persela dan Persik dipastikan angkat koper dari Piala Menpora. Kedua tim hanya memperoleh empat poin dari empat pertandingan.

Persela menghuni peringkat ke empat dan Persik berada di dasar klasemen akhir Grup C Piala Menpora. Sedangkan, tim yang lolos ke perempat final diwakili PSS Sleman dan Persebaya.