Gagal Tembus 8 Besar, Persik Kediri Kecewa Berat

Luzman Rifqi Karami, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVAPersik Kediri meraih hasil imbang 2-2 melawan Persela Lamongan di laga akhir Grup C Piala Menpora di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu 7 April 2021.

Dengan hasil ini, Persik gagal melaju ke babak delapan besar setelah hanya mengoleksi empat poin. Torehan ini menempatkan Macan Putih di posisi ketiga klasemen akhir Grup C Piala Menpora.

Pelatih Persik, Joko Susilo, mengaku kecewa berat dengan hasil imbang yang diraih pasukannya dilaga tersebut. Sebab, tim dari awal sudah menargetkan kemenangan.

"Untuk pertandingan tadi sungguh menyakitkan bagi kami, karena target kami menang. Secara taktik dan kerja keras sudah sesuai instruksi, terbukti dari 12 menit sudah buat gol," ujar Joko usai laga.

Namun, petaka datang di menit ke 15. Persik harus bermain dengan 10 pemain setelah bek tangguhnya OK Jhon diganjar kartu kuning kedua sekaligus kartu merah.

OK Jhon diusir wasit karena dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persela di kotak terlarang. Sehingga, lawan pun mendapat hadiah penalti.

"Akibat sesuatu kita bermain 10 orang, tapi tidak masalah, kita bisa atasi. Kita berhasil menutup kekurangan dari 10 pemain kami dan berhasil mengejar ketertinggalan," kata Joko.

Pelatih yang akrab disapa Gethuk ini juga mempertanyakan keputusan wasit Gedion Dapaherang pada menit akhir. Di mana, wasit tidak menunjuk titik putih setelah pemain Persik dilanggar di kotak penalti.

"Hemat kami di menit terakhir itu penalti karena satu pemain diambil dua orang, tapi saya tetap apresiasi pemain yang tetap kontrol dan kerja keras," ucapnya.