Gagalkan Perampokan Nasabah BCA, 2 Anggota Kostrad Diberi Imbalan

Liputan6.com, Jakarta : PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memberikan apresiasi kepada dua anggota Kostrad yang berhasil menggagalkan aksi perampokan terhadap salah seorang nasabah BCA, di Kota Malang, Jawa Timur. Bentuk apresiasi berupa pemberian piagam penghargaan dan santunan masing – masing sebesar Rp 7,5 juta rupiah.

"Hal ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada aparat negara yang menyelamatkan masyarakat dalam hal ini khususnya nasabah BCA dari tindak perampokan," kata Kepala Kantor Wilayah VII BCA Malang, Iwan Senjaya dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/4/2013).

Aksi penyelamatan nasabah dilakukan Prada Yayang Puput Suroso Putro dan Serma Abdul Wahab Tuasamu yang merupakan anggota Denma Brigif Linud-18 Kostrad. Aksi perampokan terjadi pada Selasa (26/02) pada pukul 11.45 WIB, di mana kedua prajurit sedang kembali dari memperbanyak dokumen di Jalan Bandung, Malang, menggunakan sepeda motor.

Saat keduanya melintas di depan kantor cabang BCA dan mendengar teriakan nasabah yakni, Gunadi Nurhadi yang meminta tolong karena dirampok dan melihat seorang perampok berlari ke arah Kodim di Jalan Kahuripan, Kota Malang.

Gunadi baru saja mencairkan uang di BCA senilai Rp 38,5 juta. Gunadi membawa uang tersebut dalam sebuah tas kertas dan hendak mengirim uang tersebut ke Bank BNI yang berada di seberang BCA.

Melihat kejadian, keduanya kemudian melakukan pengejaran dan berhasil meringkus perampok dengan menabrakan sepeda motor ke tubuh perampok hingga terjatuh. Kemudian pelaku perampokan beserta barang bukti diserahkan kepada Polres Kota Malang untuk penanganan lebih lanjut.

"Apresiasi ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan sosial Bakti BCA dalam bidang kemanusiaan terhadap masyarakat. Nilai yang diberikan memang tidak seberapa dibanding dengan keberanian kedua anggota tersebut mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan masyarakat," tambah Iwan.

Selain mendapat apresiasi dari pihak BCA, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie Wibowo juga memberikan penghargaan kepada keduanya berupa kenaikan pangkat. Pangkat keduanya naik dari Prada menjadi Pratu.

"Harapan saya, ini dapat memotivasi semua pihak agar selalu membantu sesama masyarakat baik yang dikenal maupun tidak dikenal," ungkap Pratu Yayang.

Sementara itu, menanggapi keberhasilan anggotanya menggagalkan perampokan, Dandenma Brigif Linud-18 Kostrad, Mayor Inf Andrian Siregar mengaku sangat bangga karena mereka turut berperan dalam upaya Kamtibmas, membantu aparat Kepolisian dan masyarakat mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

"Mereka sudah menunjukkan jati dirinya sebagai prajurit Kostrad, mereka memperhitungkan situasi dan kondisi sehingga mampu melumpuhkan perampok ujarnya. (Nur)