Gagasan Baru Penyelesaian Surat Ijo Machfud - Mujiaman Dinantikan Masyarakat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman mengatakan secara terbuka komitmennya untuk menyelesaikan persoalan surat ijo di Kota Pahlawan. Selama ini, paslon yang dikenal peduli ini telah berulang kali menyatakan berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan tersebut, hal ini kembali ditegaskan ketika acara debat perdana Pilwali Surabaya 2020.

Di dalam komitmennya, Cak Machfud mengatakan akan hadir paling depan untuk membantu masyarakat penghuni surat ijo mendapatkan sertifikat hak milik (SHM). Bahkan, sebagai salah satu upaya untuk merubah surat ijo menjadi SHM, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Jokowi-Ma'ruf tahun 2019 ini akan menghapuskan retribusi surat ijo untuk masyarakat Kota Surabaya.

Tak ayal, komitmen ini mendapatkan respons positif dari berbagai lapisan masyarakat yang menyaksikan acara debat perdana tersebut. Tidak terkecuali pakar politik kenamaan Surabaya, Suko Widodo.

Suko menilai, gagasan yang dikemukakan oleh pasangan Machfud Arifin-Mujiaman terkait penyelesaian surat ijo menjadi hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat Kota Surabaya.

"Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman memberikan gagasan baru yang dinantikan oleh masyarakat. Termasuk penyelesaian surat ijo ini," ungkap Suko yang juga Pakar Komunikasi Politik Universitas Airlangga (Unair).

Bahkan, pakar dari Unair ini memberikan nilai tinggi untuk paslon Machfud Arifin-Mujiaman atas komitmennya untuk memajukan Kota Surabaya. Ia menuturkan, sebagai kandidat calon kepala daerah, gagasan baru yang dimiliki adalah hal yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Pahlawan.

"Saya berikan nilai delapan untuk Machfud Arifin-Mujiaman. Mereka juga memiliki ide, pemikiran dan gagasan baru yang dibutuhkan oleh masyarakat Kota Surabaya," pungkas Suko Widodo.

Tak hanya Suko Widodo saja yang mengapresiasi komitmen paslon Machfud Arifin-Mujiaman untuk menyelesaikan persoalan surat ijo. Apresiasi juga datang dari Menteri BUMN periode 2011-2014, Dahlan Iskan.

Ia mengatakan Machfud Arifin dan Mujiaman adalah pemimpin yang dibutuhkan oleh Kota Surabaya untuk menjadi lebih baik dari saat ini.

"Pak Machfud ini bukan kaleng-kaleng, beliau seseorang yang pemikirannya sudah lebih dari kita. Seperti komitmennya dalam memperjuangkan surat ijo, yang puluhan tahun tidak menemukan penyelesaian, dan Pak Machfud akan memperjuangkan ini habis-habisan, apalagi menteri agraria sudah menyiapkan diri untuk membantu, asal diurus dari bawah, dari itu Pak Machfud semakin komit berjuang untuk menyelesaikan persoalan surat ijo, karena itu menyangkut hak rakyat," terangnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: