Gagasan Ketum PSSI Lanjutkan Liga 1 Bisa Terganjal dari Dalam

Riki Ilham Rafles

VIVA – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengajukan gagasan untuk tetap melanjutkan Liga 1 2020. Dia mengungkapkan itu ketika menggelar rapat virtual bersama klub, kemarin.

Untuk Liga 1 musim ini, Iriawan menyebut bisa kembali digelar pada September 2020. Untuk lokasinya, bisa dipusatkan di pulau Jawa, mengingat di daerah, peraturan pemerintahnya berbeda-beda.

(Baca juga: Klub Liga 1 Minta Keringanan Pajak kepada Pemerintah)

Iriawan coba masuk sebagai penengah karena sebelumnya suara klub terbelah. Ada yang ingin lanjut, dan juga minta supaya dihentikan total.

Tapi, keputusan baru bisa muncul jika PSSI sudah menggelar rapat Komite Eksekutif. Dan nampaknya bakal ada perlawanan di dalamnya kepada Iriawan.

Direktur Tim Madura United, Haruna Sumitro menegaskan pihaknya sudah pasti menolak kompetisi dihentikan. Jika nantinya keputusan tetap lanjut, maka tim berjuluk Laskar Sape Kerrab memilih tidak ikut.

Haruna sendiri merupakan salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI. Dia mengatakan bakal berjuang semaksimal mungkin untuk menyuarakan penghentian kompetisi.

(Baca juga: Persik Kediri Coba Koreksi Gagasan Ketum PSSI Iwan Bule)

"Sudah jelas, kalau mau lanjut silahkan. Madura United tidak ikut tapinya," ujar Haruna.

Terkait dengan subsidi Rp800 juta yang dijanjikan Iriawan jika Liga 1 kembali bergulir, Haruna juga tak ambil pusing. Karena menurut dia tidak ada jaminan pandemi virus corona bisa mereda di September 2020.

"Siapa lembaga yang bisa memberikan jaminan bahwa September sampai Oktober itu covid-19 sudah bisa terkendali? Tidak ada kan?" imbuhnya.