Gaikindo targetkan 975 ribu unit di 2023

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo meyakini iklim pembelanjaan di sektor otomotif masih relatif tinggi, hal itu yang membuat Gaikindo mematok angka target tahun depan sebesar 975 ribu unit di 2023.

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto mengatakan bahwa meski beredar suasana ekonomi di dunia dan juga Indonesia yang gelap pada tahun tersebut, bukan berarti Gaikindo juga akan menurunkan proyeksi tahunan mereka.

"Tahun depan, proyeksi kita itu 975 ribu. Kita berharap Indonesia bisa selamat dari resesi dan mudah-mudahan itu ga turun ya (daya beli)," kata Jongkie Sugiarto di Jakarta, Rabu (23/11).

Untuk menentukan sebuah target tahunan, pihaknya menyebut harus sangat berhati-hati dan juga mengajak semua pihak untuk merumuskan itu semua. Dengan kondisi yang belum begitu baik dari hal supply dan juga kondisi perekonomian dunia yang masih belum stabil.

"Tapi kan ada resesi dan juga inflasi, makanya kita hati-hati dalam menentukan proyeksi untuk tahun depan," jelas dia.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga sudah mengoreksi proyeksi tahun ini. Bukan dengan proyeksi yang negatif, Gaikindo justru memiliki ambisi besar untuk meningkatkan proyeksi tahunan pada tahun ini dengan meningkat hingga 960 ribu unit.

Dimana kita ketahui bersama, sebelumnya Gaikindo memasang proyeksi untuk tahun 2022 itu sebanyak 900 ribu unit. Secara nasional, periode Januari-Oktober 2022 sudah mencapai 851.413 unit, atau mendekati pencapaian selama setahun penuh pada 2021 sebanyak 887.202 unit.


Baca juga: GIIAS Semarang hadirkan teknologi dan produk terbaru kendaraan

Baca juga: Penjualan mobil baru Indonesia tembus 851 ribu unit hingga Oktober

Baca juga: GIIAS segera hadir perdana di Semarang