Gajah Betina Terbesar di Afrika Mati di Usia 65 Tahun

Merdeka.com - Merdeka.com - Seekor gajah di Kenya yang diyakini sebagai gajah betina terbesar di Afrika mati karena usia tua.

"Ia mati karena usia tua," jelas Badan Margasatwa Kenya (KSW) di Twitter pada Selasa, disertai foto gajah tersebut.

Gajah betina bernama Dida itu hidup di Taman Nasional Tsavo Timur di wilayah tenggara negara tersebut. Usia Dida tidak disebutkan dengan pasti, tapi diperkirakan antara 60 dan 65 tahun, melampaui tingkat harapan hidup seekor gajah.

"Dida adalah benar-benar seekor betina ikonik Tsavo dan gudang besar pengetahuan berharga puluhan tahun," lanjut KSW, dikutip dari laman TRT World, Rabu (2/11).

Gajah ini sering menjadi bahan dari banyak dokumenter.

Kelompok konservasi Tsavo Trust memuji Dida sebagai "perwujudan sejati gajah ikonik" yang akan dikenang oleh generasi gajah masa depan. [pan]