Gajah Liar Ditemukan Mati di Aceh Tenggara, BKSDA Koordinasi dengan Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) ditemukan mati di kawasan hutan Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh masih menyelidiki penyebab kematian sarwa dilindungi itu.

"Baru tadi tim bergerak ke lokasi untuk memastikan penyebab kematian gajah itu. Saat ini pun masih dalam perjalanan, jadi belum diketahui detailnya," kata Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto, Selasa (10/5).

Berdasarkan informasi dari masyarakat, tutur Agus, gajah liar ini ditemukan mati di kawasan hutan Desa Gajah Mati, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara. Gajah itu diperkirakan masih berusia 5 tahun.

Agus belum bisa memastikan jenis kelamin gajah itu. "Kami masih menunggu informasi tim di lapangan," ujarnya.

Bukan yang Pertama

Selain menurunkan tim medis ke lapangan untuk melakukan nekropsi, Agus mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk melakukan penyelidikan ada tidaknya dugaan tindak pidana pada kematian gajah sumatera itu.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah satwa dilindungi mati tidak alami di hutan Aceh. Sebelumnya, pada akhir April, seekor gajah ditemukan mati dengan jerat di kakinya. Bangkai satwa berukuran besar itu di aliran sungai di hutan produksi Desa Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur.

Beberapa hari sebelumnya, 3 ekor harimau sumatera juga ditemukan mati di perkebunan HGU PT Aloer Timur di Desa Sri Mulya, Kecamatan Peunaron. Ketiganya juga mati dalam kondisi terjerat. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel