Gak Cuma Ambulance, DFSK Siap Jika Mobilnya Dijadikan Angkot

Pius Yosep Mali
·Bacaan 1 menit

VIVA –Tiga produk dari merek otomotif DFSK, yakni Sport Utility Vehicle Glory 580, serta mobil niaga Super Cab dan Gelora kini tak cuma dijual dalam kondisi standar. Ada juga yang sudah dikonversi menjadi ambulance, dengan memanfaatkan karoseri Ambulance Pintar Indonesia alias API.

Cara ini sekaligus menjadi salah satu strategi pemasaran merek Tiongkok itu di tengah pandemi COVID-19. Sebagaimana diketahui, industri otomotif merasakan dampak cukup besar selama beberapa bulan terakhir, mulai dari penutupan sementara pabrik sampai penundaan pembelian oleh konsumen.

Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), DFSK sepanjang Januari sampai September 2020 mencatat penjualan ritel 1.778 unit. Sementara pengiriman kendaraan baru dari pabrik ke diler, alias wholesales dalam periode yang sama mencapai 1.216 unit.

Menariknya, DFSK tak hanya berhenti di produk mobil ambulans saja. Perusahaan otomotif yang memiliki fasilitas produksi di Cikande, Serang, Banten itu, siap jika jajaran produknya dibutuhkan untuk kebutuhan yang lebih luas lagi.

Public Relation & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi mengatakan, saat ini pihaknya masih terus mempelajari kebutuhan konsumen di Indonesia, untuk nantinya jajaran produk DFSK dijadikan jenis kendaraan angkut lainnya

"Mungkin kami akan lihat permintaannya dulu. Kalau untuk angkot kami akan lihat dan siapkan jika memang dibutuhkan. Selain itu, tak menutup kemunhkinan juga untuk nantinya foodtruck," paparnya dalam diskusi virtual bersama DFSK belum lama ini.

Pria yang akrab disapa Fiqi itu mengatakan, jajaran produk DFSK kini kian lengkap. Sehingga tak menutup kemungkinan untuk dikonversi menjadi jenis kendaraan lainnya. Dia mengatakan, kendaraan niaga Super Cab bisa juga dipakai untuk berbagai jenis usaha.

"Aplikasinya untuk kendaraan DFSK ini sangat beragam, mulai dari angkot, kendaraan pengangkut sampah dan kebutuhan angkutan lainnya. Intinya, kami based on demand untuk nantinya menyiapkan kendaraan, tetapi kami suda siap," ujarnya.

Baca juga: Selama Pandemi, DFSK Cari Celah Jualan Mobil Ambulance.