Gak Cuma Budget! 13 Hal Ini Juga Wajib Dipikirkan Saat Persiapan Nikah

Okky Budi

Ada banyak persiapan pernikahan yang harus diperhatikan oleh calon pengantin. Bahkan, saking banyaknya, waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan segalanya bisa sampai satu tahunan. 

Bukan cuma soal persiapan pesta pernikahannya saja, tetapi juga mulai dari persiapan mental, persiapan lamaran, sampai persiapan finansial. Karena kalian tahu, nikah adalah momen yang diharapkan hanya terjadi satu kali seumur hidup, dan itu gak murah. 

Bisa saja sih murah, kalau gak pakai pesta, kalau cuma mengikat janji sehidup semati sih di tempat ibadah dengan tokoh agama juga bisa. Paling cuma membayar jasanya yang besarannya gak sampai jutaan rupiah. 

Tapi, apa iya kamu mau nikahanmu digelar sederhana? Masing-masing pihak, entah itu mempelai wanita dan laki-laki tentu memiliki dream weddingnya. 

Nah biar pernikahannya sesuai dengan yang diharapkan, berikut ini hal-hal dalam persiapan pernikahan yang harus kamu pikirkan jauh-jauh hari. 

Baca juga: Biaya Nikah Sederhana Bujet Rp 50 Juta, Ini Cara Wujudkannya

Daftar persiapan pernikahan

Sebelum mengucap janji sehidup semati dan menggelar pesta syukuran, kamu harus mempersiapkan beberapa hal agar pernikahan berjalan lancar 

1. Persiapan lamaran 

Sebelum menikah kamu mesti pernikahan prosesi lamaran, (Ilustrasi/Shutterstock).

Pintu dari berlangsungnya pernikahan atau tidak adalah lamaran. Artinya, sebelum melangkah lebih lanjut, prosesi lamaran itu perlu dilakukan. 

Lamaran berfungsi untuk memastikan bahwa kedua belah pihak baik mempelai wanita maupun pria beserta keluarganya, saling menerima satu sama lain. Namun, kini prosesi lamaran sudah fleksibel. Ada yang digelar sebelum merencanakan pernikahan, tapi ada juga yang dihelat saat semua persiapan pernikahan sudah siap. Artinya, prosesi lamaran hanya sebatas formalitas saja. 

2. Menentukan dan mempersiapkan budgetnya 

Soal budget juga mesti kamu pernikahan nih dalam mempersiapkan pernikahan mu, (Ilustrasi/Shutterstock).

Setelah lamaran diterima, kedua mempelai beserta keluarganya masing-masing bisa merundingkan berapa budget yang diperlukan untuk menggelar pernikahan. Budget bakal berpengaruh ke segalanya, mulai dari menentukan lokasi, menentukan katering, souvenir sampai menentukan jumlah tamu undangan. 

Setelah budget ditentukan, tugas kedua mempelai adalah mempersiapkan budget tersebut. Usahakan jangan mengutak-atik budget yang sudah terkumpul agar pelaksanaan pernikahannya bisa sesuai dengan yang direncanakan. 

Kalau bisa sih, budget tersebut dikelompokkan ke berbagai pos, misalnya untuk menyewa lokasi dan dekor sekian, katering sekian, souvenir sekian, cetak kartu undangan sekian, dan lain-lain. 

3. Tentukan konsep pernikahan 

Soal konsep juga mesti diperhatikan nih ketika kamu pengin menikah, (Ilustrasi/Shutterstock).

Di semua acara, konsep adalah hal yang paling utama. Tanpa konsep, kamu bakal sulit melakukan eksekusi, termasuk dalam persiapan pernikahan. 

Ada banyak konsep pernikahan yang bisa ditiru, mulai dari formal, santai, atau intim. Soal konsep memang berkaitan erat dengan selera. Ada yang suka berjam-jam pakai jas dan salaman dengan ratusan orang, tapi ada yang lebih suka santai bersama dengan orang-orang terdekat. 

Selain selera, konsep juga harus menyesuaikan dengan budget yang ada. Misalnya budget pas-pasan, mau menggelar acara resepsi besar-besaran kan maksa banget. 

4. Mencari gedung dan menentukan tanggal 

Tentukan gedung dan tanggal pernikahan juga mesti dpikirkan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Mencari gedung juga harus disesuaikan dengan konsep yang telah kamu tentukan ya. Misalnya konsep acaranya sederhana dan intim untuk keluarga terdekat, sewa saja venue yang sedikit lebih kecil. 

Tapi sayangnya, mencari lokasi pernikahan bukanlah hal yang mudah, karena kamu harus berebutan dengan orang lain. Sekalinya ada yang bagus, tanggal yang tersedia gak sesuai sama keinginan. Atau sekalinya ada yang tersedia, harga sewanya ternyata gak sesuai sama budget. 

Paling gampang sih, kamu cari lokasinya yang sesuai dengan budget, kemudian tanggalnya mengikuti jadwal yang kosong. Siapa tahu aja cocok dengan yang kamu inginkan! 

5. Mempersiapkan dokumen pernikahan yang wajib diurus

Dokumen penting juga menunjang dalam deretan persiapan hari besar mu dengan si dia, (Ilustrasi/Shutterstock).

Agar pernikahan legal secara hukum, kamu perlu melakukan pengurusan dokumen-dokumen ke pihak yang berwenang. Bagi yang beragama Islam, mereka bisa mengurusnya ke Kantor Urusan Agama terdekat. 

Di sana nanti kamu diminati untuk menyerahkan beberapa dokumen, seperti KTP, surat nikah, akta kelahiran, dan beberapa dokumen-dokumen lain yang dibutuhkan.

Nantinya, penghulu yang akan menikahkan juga bakal berasal dari KUA tempat kamu mendaftar.  

6. Tunjuk panitia pelaksana atau wedding organizer 

Tentukan wedding organizer dan panita dalam hari besar mu nanti, (Ilustrasi/Shutterstock).

Agar pernikahan berjalan semestinya, perlu ada yang mengorganisir, mulai dari persiapan pernikahan sampai ke pesta pernikahan nantinya. Beberapa orang mungkin memilih menunjuk keluarga dan teman-teman terdekat sebagai panitianya, tapi banyak juga yang mempercayakan ke wedding organizer. 

Masing-masing punya keunggulan, kalau menunjuk keluarga, kamu gak harus mengeluarkan budget lebih. Tapi, kalau kamu menunjuk wedding organizer, acaramu bakal berlangsung semaksimal mungkin karena mereka telah berpengalaman. 

Dengan catatan, kamu harus menunjuk wedding organizer yang telah memiliki reputasi yang baik. 

7. Katering 

Pikirkan katering buat tamu undangan itu penting, (Ilustrasi/Shutterstock).

Persiapan yang paling penting adalah memastikan telah menunjuk jasa boga untuk acara pernikahanmu. Bagaimana tidak, agenda utama tamu yang datang bukan cuma untuk bersalaman dengan mempelai dan mengucapkan selamat, tetapi juga menikmati hidangan yang disuguhkan. 

Selain menyewa gedung, budget pengeluaran yang paling besar dalam pernikahan adalah katering. 

8. Pakaian pengantin 

Pikirkan juga nih baju pengantin kamu dan pasangan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Pakaian pengantin harus disesuaikan dengan konsep yang ditentukan, misalnya konsepnya menggunakan adat Jawa, tentu bajunya harus adat Jawa, kalau formal, tentu pakaiannya juga harus formal. 

Untuk menghemat budget, daripada beli, lebih baik menyewa baju tersebut ke penyewaan. Tinggal pastikan saja ukurannya sesuai dengan badan kamu. 

Selain baju untuk mempelai, kamu juga perlu mempersiapkan baju untuk keluarga, bridesmaids, dan groomsman. 

9. Persiapkan mahar 

Memikirkan mahar pernikahan itu sangat penting lho menjelang hari besar mu, (Ilustrasi/Shutterstock).

Mahar atau mas kawin adalah syarat yang utama dalam pernikahan. Mahar diberikan oleh pihak mempelai pria ke mempelai wanita. Di Indonesia, mas kawin yang paling umum adalah emas, seperangkat alat ibadah, dan juga uang tunai. 

Nilai mahar itu juga tidak memiliki batasan minimal maupun maksimal. Sesuaikan saja dengan budget yang dimiliki dan asalkan mempelai wanitanya setuju. 

10. Buat daftar tamu undangan dan mencetak undangan

Persiapan pernikahan dengan memikirkan undangan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Selanjutnya adalah memastikan daftar tamu undangan. Jumlahnya tentu harus disesuaikan dengan luas lokasi yang kamu pilih. Jangan terlalu memaksakan mengundang banyak-banyak, karena nantinya tamu yang datang malah gak nyaman. 

Setelah semua tercatat, kamu bisa memulai mencetak kartu undangan ke jasa-jasa percetakan. Biasanya proses ini memakan waktu paling lama 1 bulan. 

11. Membuat souvenir pernikahan 

Souvenir juga mesti kamu pikirkan nih dalam persiapan hari bahagia mu dengan si dia, (Ilustrasi/Shutterstock).

Persiapan pernikahan yang gak kalah penting juga yaitu souvenir. Kamu bisa bikin souvenir sesuai dengan jumlah tamu yang diundang. 

Jenis-jenis souvenirnya pun bergantung dari budget yang sudah kamu alokasikan. Biasanya souvenir berbentuk benda-benda kecil dan fungsional, seperti misalnya payung, gunting kuku, gelas, dompet kartu, dan masih banyak lagi. 

12. Dekorasi 

Memikirkan dekorasi juga sangat penting lho di hari bahagia, (Ilustrasi/Shutterstock).

Persiapan pernikahan yang terakhir adalah memastikan dekorasi pesta pernikahan. Dekorasi biasanya sudah gabung dengan wedding organizer yang kamu tunjuk. Kamu tinggal memastikan apakah dekorasi yang mereka berikan sesuai dengan konsep atau tidak. 

13. Kesiapan menikah

Soal mental sangat penting juga nih dalam kesiapan kamu nikah, (Ilustrasi/Shutterstock).

Selain hal-hal teknis, yang perlu dipersiapkan selanjutnya adalah kesiapan menikah dari kedua mempelai. Kesiapan menikah yang paling penting adalah mentalnya, apakah kamu sanggup mengikat janji sehidup semati dan tinggal bersama orang yang bisa saja berbeda kepribadiannya. 

Itulah 13 to do list pernikahan yang harus kamu persiapkan jauh-jauh hari bahkan satu tahun sebelum pernikahan dilangsungkan. Soal tahapan persiapan pernikahan, adalah hal yang fleksibel, misalnya, kamu bisa kok membuat souvenir dan mencetak undangan di awal-awal persiapan atau membeli mahar belakangan, asalkan semuanya sudah siap saat hari H. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)