Gak Nyangka Rombongan Pria Tegap Berhazmat Ini Ternyata Jenderal TNI

·Bacaan 2 menit

VIVA – Sejumlah pria berbadan tegap memasuki kawasan Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin 17 Mei 2021.

Para pria itu tak mudah dikenali, sebab mereka datang dengan berselubung Hazmat Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap. Dari kejauhan terlihat mereka hanyalah petugas khusus penanganan COVID-19.

Namun siapa sangka, ternyata salah seorang pria di dalam pakaian serba putih itu ternyata tokoh militer top Indonesia. Bahkan, dia menyandang dua bintang alias berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) di Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Menurut siaran resmi Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya/Jayakarta dilansir VIVA Militer, Senin 17 Mei 2021, Jenderal TNI itu tak lain adalah Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Pemegang tongkat komando Panglima Kodam Jaya itu dan prajurit TNI memang sengaja datang ke RSDC-19 untuk memeriksa kesiapan petugas dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan jumlah penderita COVID-19 terkait adanya gelombang arus balik pemudik lebaran 2021.

"Para anggota sekalian, sengaja kami datang ke sini, agar kita siap sekaligus mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini. Kita tetap berjuang demi bangsa dan negara. Tugas kalian begitu mulia walaupun risiko yang dihadapi tidak mudah," kata Mayjen TNI Dudung.

Menurut Mayjen TNI Dudung, diperkirakan ada lebih dari satu juta orang yang telah meninggalkan Ibukota Jakarta sebelum larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah diberlakukan. Dan mereka inilah yang akan masuk kembali ke DKI.

"Perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan Swab Antigen kepada para pengendara yang melintas di pintu masuk wilayah DKI Jakarta, apabila terkonfirmasi positif COVID-19 maka segera dilakukan pengecekan Test Swab PCR di RSDC-19 Wisma Atlet-Kemayoran ini, hal itu guna mengantisipasi terjadinya penularan virus corona dan semoga wilayah DKI Jakarta dapat bebas dari Covid 19," ujar Pangdam Jaya.

Tak cuma memeriksa kesiapan petugas, jenderal TNI asal Bandung, Jawa Barat ini juga mengunjungi pasien-pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan di tower 7.

Baca: Militer Israel Kesal HAMAS Tumbalkan Nyawa Anak-anak Jadi Tameng Rudal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel