Gak Nyangka Si Cantik Ini Kaya Lewat Live Streaming Gaming Facebook

·Bacaan 2 menit

VIVA – Streamer facebook gaming profesional, Tini Wahyuni berbagi pengalaman hidupnya yang terbilang cukup sulit. Sebelum menjadi seorang gamer sukses, perempuan berusia 22 tahun ini pernah menjalani kehidupan yang tak mulus.

Sebagai siswa yang cerdas, langkah Tini Wahyuni untuk melanjutkan ke jenjang SMK tidak mudah. Konon, orangtuanya terpaksa menjual tanah agar buah hatinya bisa melanjutkan mimpinya untuk terus bersekolah.

"Waktu mau ujian masuk SMK, waktu itu bener-bener tidak ada biaya. Terus orangtuaku itu punya tanah sampai dijual buat biaya ujian SMK saking tidak punya duitnya," kata Tini.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini termasuk siswa yang cerdas karena ia selalu mendapat juara di kelasnya. Tak heran jika orangtua Tini mengusahakan agar anaknya terus berprestasi di dunia pendidikan.

Dengan pengorbanan orangtuanya, akhirnya Tini Wahyuni bisa melanjutkan pendidikannya di SMK Nusa Jaya Tangerang dengan jurusan Multimedia. Usai lulus, perempuan berzodiak Aries ini terpaksa tak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, lagi-lagi karena terkendala biaya.

Tak menyerah dengan keadaan, Tini Wahyuni tetap mencari pekerjaan untuk menghidupi dirinya. Ia pernah menjadi SPG donat hingga bekerja di pabrik plastik.

Gaji yang ia terima saat itu terbilang jauh dari cukup. Setiap hari Tini mengemas empat sampai enam kardus dengan gaji Rp6 ribu per kardus. Sebagai pekerja keras, Tini tak mengeluhkan keadaan dirinya saat itu.

"Aku kerjanya waktu itu borongan, sekardus Rp6 ribu. Bisa bayangin gak sih, sehari biasanya aku dapat mengemas empat kardus. Jadi penghasilanku sehari cuma Rp 24 ribu doang," jelas Tini.

Akhirnya, Tini dipertemukan dengan profesi yang sedang ia geluti sekarang sebagai seorang streamer gaming. Mulanya ia hanya iseng membuat konten video. Kemudian ia disarankan oleh seorang teman untuk melakukan live streaming gaming di Facebook.

Di dunia gaming sendiri, Tini sudah mencatat berbagai prestasi salah satunya sebagai juara pertama Turnamen Free Fire Booyah Day 2020. Ia pun sering mengikuti turnamen lainnya seperti Tournament All Star dan Free Fire Star Clash.

Kini Tini hanya fokus pada game Free Fire. Di Indonesia sendiri game ini telah sukses menjadi salah satu game battle royale paling populer.

Saking rutinnya melakukan live streaming, kini Tini telah resmi menjadi bagian dari Facebook Gaming Indonesia. Ia bisa menghasilkan keuntungan hingga puluhan juta dalam sebulan. Akun Instagramnya @Tinii.id kini telah memiliki satu juta pengikut.

Meski sudah menjadi seorang gamer sukses, Tini Wahyuni masih tetap ingin melanjutkan pendidikan di jenjang perkuliahan. Bagi pecinta game yang ingin melihat kepiawaian permainan Tini Wahyuni ikuti saja di fanpage-nya tinii.id.