Galang Kerja Sama Global, PBB Gelar Sesi Khusus Tangani COVID-19 Awal Desember

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Guna membahas penggalangan kerja sama internasional untuk menangani pandemi COVID-19, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) pada Kamis 5 November 2020 memutuskan untuk mengadakan sesi khusus pada 3-4 Desember mendatang.

"Sesi khusus Majelis Umum PBB (UNGA) mengenai pandemi penyakit coronavirus2019 (COVID-19) merupakan momen bersejarah, sekaligus ujian, bagi multilateralisme. Itu akan ditentukan oleh tindakan kolektif kita terhadap salah satu isu paling krusial di masa ini," kata Presiden Sesi ke-75 UNGA Volkan Bozkir dalam sambutannya sebelum diadopsinya Resolusi Modalitas untuk Sesi Khusus ke-31 Majelis Umum mengenai Pandemi COVID-19 seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (6/11/2020).

Resolusi tersebut diadopsi oleh 150 dari 193 negara anggota UNGA. Tidak ada negara yang menentang resolusi tersebut, namun Amerika Serikat (AS), Israel, dan Armenia abstain.

"Sesi khusus ini penting untuk menyediakan platform inklusif yang memiliki kapasitas untuk mendengar dan menangani kekhawatiran negara-negara anggota dan para pemangku kepentingan lainnya, termasuk masyarakat sipil, akademisi, dan pakar sektor swasta yang merintis pengembangan vaksin. Untuk mencapai tujuan itu, pada hari kedua akan digelar panel dialog interaktif bagi para pemangku kepentingan mengenai berbagai aspek COVID-19," kata Bozkir.

Pembagian Dalam Sesi Khusus

Ilustrasi ruang sidang DK PBB. (Dok: Kemlu RI)
Ilustrasi ruang sidang DK PBB. (Dok: Kemlu RI)

Berdasarkan resolusi tersebut, sesi khusus di level kepala negara dan pemerintahan itu akan terdiri dari segmen pembuka, debat umum, dan segmen penutup.

Debat umum akan diadakan pada hari pertama sesi khusus tersebut dan termasuk sesi penyampaian pernyataan dari negara-negara anggota dan pengamat serta Uni Eropa (UE) dan, jika memungkinkan, sejumlah perwakilan dari organisasi terkait yang menghadiri sesi khusus tersebut.

Para pemimpin dunia akan dapat mengirimkan rekaman pernyataan berdurasi lima menit yang nantinya akan diputar di Aula Majelis Umum. Tujuh menit akan diberikan kepada para pembicara yang mewakili sekelompok negara.

Klip video yang telah direkam sebelumnya akan diputar usai perkenalan singkat dari para perwakilan yang hadir secara fisik di aula pertemuan, sama seperti dalam rangkaian pertemuan tingkat tinggi Majelis Umum PBB tahunan pada September lalu.

Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona COVID-19

Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Juga Video Ini: