Game Fortnite Hancurkan Kabah? Ini Faktanya

·Bacaan 3 menit

VIVAGame populer terbaru, Fortnite mendapatkan kecaman akibat munculnya sebuah ilustrasi gambar yang mirip dengan Kabah dan mendorong pemainnya untuk menghancurkannya.

Kini game Fortnite mendapat perspektif buruk karena dinilai telah menghina umat muslim, dimana ada bagian ilustrasi gambar yang mendorong pemainnya untuk menghancurkan ikon mirip Kabah untuk mendapatkan senjata baru agar bisa naik ke level berikutnya.

Game Fortnite Hancurkan Kabah? Ini Faktanya.

Aplikasi game online Fortnite tersebut menuai kecaman dari berbagai belahan dunia. Kabah merupakan pusat atau kiblat umat islam di seluruh dunia dan menjadi tempat suci yang harus dijaga kesakralannya.

Fakta yang beredar, dalam permainan Fortnite ini memang ada bagian di mana mendorong pemainnya menghancurkan Kabah untuk mendapatkan senjata baru dan naik ke level berikutnya.

Lantas, Pusat Fatwa Elektronik Universitas Al-Azhar Kairo merilis sebuah peringatan keras kepada umat muslim untuk tidak memainkan game yang dirintis Epic Games ini.

Kejadian ini terjadi lewat gambar dan video yang beredar di sosial media, yang menunjukkan pemain diduga mengharuskan untuk menghancurkan benda yang mirip dengan Kabah tersebut untuk melaju ke level berikutnya.

Awal mulanya kritik ini dilayangkan Direktur Al-Azhar International Center untuk e-Fatwa, Osama Al-Hadidy, yang menganggap bahwa permainan Fortnite dengan aksi menghancurkan Kabah tersebut merupakan penghinaan bagi umat Islam.

Menurut Osama, Al-Azhar International Center sudah memperingatkan kepada banyaknya game elektronik yang membuat anak-anak dan remaja malas untuk belajar, terobsesi di dunia maya, dan bahkan membuat mereka malas untuk mengerjakan tugas-tugas harian.

Tim Fortnite telah mengidentifikasi tampilan yang diduga mirip Kabah dalam tangkapan layar. Menurut mereka, bangunan yang terdapat dalam game itu merupakan hasil karya modifikasi pemain, yang menggunakan 'mode kreatif' (Creative Mode) Fortnite. Sehingga, tim Fortnite membantah apabila memunculkan opsi untuk menghancurkan Ka’bah.

Mode ini memungkinkan pengguna untuk kreativitas dengan bebas membuat konten aturan sendiri di "Pulau Kreatif" (Creative Island) mereka, seperti tertulis dalam laman Epic Games, pengembang game Fortnite.

Creative Mode atau Mode Kreatif memungkinkan pemain untuk membangun Map atau wilayah/pulaunya sendiri dengan bebas dan tanpa ada batasan. Ini mirip dengan game Minecraft.

Mode Kreatif ini biasanya digunakan pemain untuk berlatih, agar lebih cepat membangun bangunan dan bisa melindungi diri selama pertempuran.

Di Mode Creative ini juga pemain bebas untuk berkarya. Dan Fortnite sendiri memang menyediakan beragam tool sehingga pemain bisa merancang beragam arena eksperimental, serta mode-mode permainan yang unik. Mulai membuat game petak umpet, tower defense, hingga parkour.

Berdasarkan penelusuran Kemenkominfo, terkait viral soal game Fortnite yang memiliki mode untuk menghancurkan Ka’bah ini bermula dari konten video Youtube yang dipublikasikan pada 17 Februari 2019.

Sehingga, Johnny mengatakan saat ini Kominfo tengah berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia, untuk menelusuri dan menindak pelaku yang mengkreasikan konten yang dibuatnya.

Menurutnya, saat ini pihaknya terus mendalami dan menelusuri konten tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran di ruang digital, pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan akan memblokir game tersebut. Sandi juga menginstruksikan kepada jajarannya di Kemenparekraf untuk mengkaji sekaligus memblokir game aksi tersebut agar tidak dimainkan oleh anak-anak.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel