Ganas, Franky Kandaskan Perlawanan Irfan Lewat Duel Brutal 3 Ronde

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Franky berhasil meraih kemenangan perdananya di One Pride Mixed Martial Arts saat menghadapi Muhammad Irfan Nasution pada partai perbaikan peringkat kelas bantam di Fight Night 45. Franky menumbangkan lawannya dengan perolehan poin setelah melewati pertarungan brutal selama tiga ronde.

Dalam duel yang disiarkan tvOne, Sabtu 24 April 2021, kedua petarung langsung menampilkan aksi jual beli serangan sejak awal. Franky coba balik menekan dengan sederet kombinasi serangan tajam yang membuat wajah Irfan memerah.

Berjalan satu setengah menit, Franky sempat melepaskan straight keras yang membuat Irfan terjatuh. Momen itu dimanfaatkan Franky untuk terus menekan Irfan dengan ground and pound.

Irfan yang tak ingin debutnya berakhir tragis coba balik menekan. Dia sempat menjatuhkan Franky dan menguasainya di posisi bawah.

Sayang, upaya Irfan tak berbuah manis. Sebab, Franky bisa bertahan dengan baik dan malah membalikkan keadaan. Franky kembali menekan Irfan dengan ground and pound.

Situasi tersebut berjalan hingga ronde pertama usai. Franky tampil dominan namun belum bisa menyelesaikan pertarungan di ronde pertama.

Stamina yang masih prima membuat Franky kembali dominan di ronde kedua. Bahkan, Franky sempat mendapat straight yang kembali menjatuhkan Irfan.

Namun, semangat juang yang tinggi membuat Irfan tak mudah dikalahkan. Bahkan, dengan stamina yang sudah menurun, dia mampu menekan Franky dan mengajaknya bertarung di bawah.

Irfan menghujaninya dengan ground and pound yang membuat Franky hampir saja terkapar. Namun, dia masih mampu bertahan dari serangan tersebut.

Momen tersebut menjadi titik balik bagi Irfan yang beralih mendominasi pertarungan. Dia bahkan hampir saja memenangkan pertarungan andai berhasil melepaskan rear naked choke. Sial bagi Irfan, Franky diselamatkan oleh waktu.

Pertarungan brutal di ronde kedua menyebabkan kedua petarung terlihat sudah kehabisan stamina di ronde ketiga. Tak banyak aksi dan sejumlah serangan sudah tak terarah.

Situasi tersebut membuat belum ada pemenang hingga duel berakhir. Setelah melakukan perhitungan, juri memutuskan kemenangan terpisah pada Franky.