Gandeng Akuntan Publik, Polisi Usut Dugaan Penyelewengan Dana ACT Selain dari Boeing

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi mencatat masih banyak donasi perusahaan lain diduga diselewengkan pihak yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) selain dari Boeing. Polisi sebelumnya menetapkan empat petinggi ACT terkait kasus dugaan menyelewengkan dana CSR ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 dari Boeing.

Empat tersangka itu adalah mantan petinggi ACT Ahyudin, presiden ACT Ibnu Khadjar, dan dua anggota ACT Hariyana Hermain dan Novariadi Imam Akbari. Polisi hingga kini masih mendalami dugaan penyelewengan dana dilakukan ACT dari perusahaan lain.

"Masih pendalaman (ada donasi dari pihak lain yang diselewengkan)," kata Kasubdit Dit Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Andri Sudarmaji saat dihubungi merdeka.com, Kamis (28/7).

Pendalaman itu dilakukan polisi dengan menggandeng tim audit dari akuntan publik. "Kita gandeng juga tim audit dari kantor akuntan publik," ujar dia.

ACT Diduga Selewengkan Dana Perusahaan Selain dari Boeing

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dir Tipideksus) Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan, ada sejumlah perusahaan lain melakukan donasi ke Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang diduga dananya juga diselewengkan.

Diketahui, Polri telah menetapkan eks Petinggi ACT Ahyudin, Presiden ACT Ibnu Khadjar, Hariyana Hermain dan Novariadi Imam Akbari sebagai tersangka dugaan penyelewengan dana ACT.

"Banyak, banyak (donasi dari pihak lain yang dananya diduga diselewengkan ACT). Nanti masih ada lagi, masih ada. Panjangnya nanti itu," kata Whisnu saat dihubungi, Rabu (27/7).

Jenderal bintang satu ini menegaskan, masih banyak donasi yang diterima oleh ACT yang dananya diduga diselenwengkan.

"Banyak ada lagi beberapa donasi-donasi yang kita (bekukan? Periksakan), kantongnya ACT kan besar itu. triliunan," tegasnya.

Sayangnya, Whisnu belum bisa membeberkan perusahaan mana yang dimaksudnya itu. Karena, saat ini pihaknya sedang melakukan proses tersangka empat orang tersebut. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel