Gandeng BEI dan sekuritas, UI gelar kompetisi pasar modal 2020

Faisal Yunianto
·Bacaan 3 menit

Program Studi Administrasi Keuangan dan Perbankan Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi dengan PT Bursa Efek Indonesia dan PT Indopremier Sekuritas, menggelar kompetisi nasional pasar modal Independence Capital Market Competition 2020.

"Ajang ini merupakan bentuk nyata sinergi pendidikan tinggi vokasi dengan dunia industri agar mahasiswa memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar khususnya dalam hal investasi," kata Wakil Direktur Bidang Pendidikan, Penelitian dan Kemahasiswaan Vokasi UI Padang Wicaksono dalam keterangan persnya, di Depok, Jawa Barat, Senin.

Padang Wicaksono menjelaskan bahwa kompetisi nasional ini adalah bagian dari kegiatan program penguatan humas kemitraan industri, dunia usaha, dan dunia kerja (Iduka). Dengan mengelola kompetisi bersama dengan BEI, mahasiswa belajar tentang aspek-aspek penting investasi, saat berkompetisi mereka pun semakin mendalami bagaimana pasar modal bergerak dan bekerja.

"Maka diharapkan saat lulus dari Prodi Administrasi Keuangan dan Perbankan, para mahasiswa fresh graduate tidak lagi gagap dan mudah beradaptasi," katanya.

Ia menambahkan ajang ini merupakan upaya Vokasi UI menciptakan link and match. Ragam program yang dilakukan, mulai dari penyusunan kurikulum melibatkan industri, program magang, dan juga program kolaborasi penyelenggaraan lomba seperti ini. Upaya ini telah menunjukkan hasil perbaikan dan menunjukkan link & match mulai terbangun.

"Dari sisi lulusan misalnya, lulusan vokasi terserap kerja dalam waktu 0-3 bulan setelah wisuda, Bahkan dengan program kerjasama industri dan daerah serta magang, mahasiswa seringkali sudah mendapat pekerjaan pada semester akhir," kata Padang.

Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Kemendikbud, Dr. Ahmad Saufi mengapresiasi terselenggaranya kompetisi ini sebagai terobosan pengembangan pendidikan vokasi.

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan peningkatan minat investasi di kalangan muda. Data pasar modal menunjukkan porsi investor didominasi oleh generasi milenial, yaitu sebanyak 60 persen.

"Cerdas berinvestasi dapat dikenalkan saat masa mahasiswa terutama guna menghadapi perubahan di masa depan. Kegiatan ini mampu mengasah skill mahasiswa dalam mengelola keuangan dan menjadikan investasi sebagai wahana menarik bagi generasi muda. Selain itu, skill ini mampu membangun jiwa kewirausahaan dan ide bisnis untuk menciptakan lapangan kerja minimal bagi diri sendiri," ujarnya.

Ahmad Saufi juga mengatakan kegiatan kemitraan dengan industri mampu mewujudkan link and match antara kebutuhan dunia kerja dengan kampus sebagai pencetak lulusan siap kerja.

Kompetisi nasional pasar modal Independence Capital Market Competition 2020 berlangsung pada September - November 2020 dengan tiga jenis mata lomba yaitu Online Investment Theory, Online Investment dan Paper Contest. Kompetisi tersebut diikuti oleh 216 peserta dari 35 perguruan tinggi dan politeknik seluruh Indonesia.

Pemenang kategori Online Investment adalah Wahyu Dwi Kartika - Politeknik Negeri Semarang (Juara Pertama); Justina Sirait - Universitas Sumatera Utara (Juara Kedua); dan M. Gabril Asade - Universitas Andalas (Juara Ketiga).

Berikutnya, pemenang kategori Online Theory adalah Antonius - Universitas Multimedia Nusantara (Juara Pertama); Angela Natasha - Universitas Atmajaya Yogyakarta (Juara Kedua); dan Nolas Veta - Politeknik Negeri Jakarta (Juara Ketiga).

Pada kategori Paper Contest, juara pertama diraih oleh Raditya Krisna Pradana dan Shinta H Romadewanti - Universitas Gadjah Mada; juara kedua adalah Rizka Ismi Khoiriah & Ananda Nadya Istiqomah - Politeknik Negeri Jakarta; dan juara ketiga adalah Nur Azizah & Harpiyansa - Universitas Muhammadiyah Malang.

Baca juga: Vokasi UI beri pelatihan digital literasi keuangan untuk guru SMA
Baca juga: Tiga penghargaan kompetisi internasional disabet mahasiswa Vokasi UI
Baca juga: Vokasi UI tawarkan program studi siap hadapi industri kreatif