Gandeng Eastspring Investment Indonesia, Bank Danamon Hadirkan 3 Produk Investasi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk berkomitmen untuk menghadirkan produk terbaik untuk nasabah. Kali ini, Bank Danamon bekerjasama perusahaan aset management Eastspring Investment Indonesia.

Melalui kerja sama ini, Bank Danamon menghadirkan tiga produk investasi unggulan untuk memenuhi kebutuhan investasi nasabah.

"Kami melihat peningkatan kebutuhan produk investasi, dan Danamon sedang bersiap-siap untuk bisa memenuhi kebutuhan investasi tersebut dengan menghadirkan produk-produk unggulan bagi nasabah," kata Vice President Director at Bank Danamon, Michellina Triwardhany dalam webinar A Shot of Hope to Rebound, Selasa (9/2/2021).

Pertama, reksa dana saham yaitu Eastspring Investment Alpha Navigator.Produk ini menawarkan penempatan maksimal 65 persen pada saham blue chip atau unggulan dan berkapitalisasi besar.

Selain itu, penerapan strategi bottom up dalam pemilihan saham dalam proses pemilihan saham, cocok untuk investor dengan profil risiko tinggi dengan horizon investasi jangka panjang.

Produk ini dikelola secara aktif oleh manajer investasi berpengalaman yang telah terbukti dan tim investasi yang andal di industri reksa dana.

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Ilustrasi Investasi Uang Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Investasi Uang Credit: pexels.com/pixabay

Kedua, reksa dana pendapatan tetap yaitu Eastpring Investment Yield Discovery. Produk yang satu ini menerapkan dividen secara periodik, cocok untuk investor dengan kebutuhan jangka pendek. Investasinya 100 persen di obligasi pemerintah dan dikelola secara aktif.

Ketiga, reksa dana pasar uang yaitu Eastspring Investment Cash Reserve. Produk ini memberikan potensi hasil investasi yang relatif stabil dari investasi pada instrumen pasar uang. Investor yang sesuai dengan profil risiko konservatif dalam investasi jangka pendek.

"Besar harapan kami pilihan-pilihan produk ini bisa memberikan orang yang sangat besar bagi nasabah kami untuk menangkap momentum pertumbuhan dalam pemulihan ekonomi tahun ini,” ujar Michellina.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini