Gangguan Cuaca, Waspada Potensi Bencana Hidrologi di Sumbar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Padang - Cuaca Sumatera Barat beberapa waktu terakhir kerap berubah-ubah, hal ini diperkirakan masih terjadi beberapa hari ke depan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau menganalisis potensi cuaca buruk ini disebabkan karena adanya pola gangguan di Sumatera Bagian Tengah.

"Pola gangguan itu berupa aktifnya fenomena pola tekanan rendah di Samudera Hindia hingga Sumatera bagian tengah, dan berakibat cuaca di Sumbar menjadi berubah-ubah," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha kepada Liputan6.com, Selasa (17/8/2021).

Ia menyebut potensi hujan hampir merata hampir di seluruh wilayah Sumbar, dengan intensitas sedang hingga lebat.

Kemudian pihaknya juga memberikan peringatan dini terhadap dampak dari kondisi cuaca tersebut, yang dapat berpotensi menimbulkan banjir dan tanah longsor terutama di Kota Padang, Solok, Pesisir Selatan.

"Tiga daerah itu statusnya siaga," ujarnya.

Kemudian daerah lain seperti Kabupaten Solok Selatan, Padangpariaman, Tanah datar, Pasaman, Limapuluh Kota, Sijunjung, dan Dharmasraya.

"Selanjutnya Sawahlunto, Kabupaten Kepulauan Mentawai Dan sekitarnya dengan status waspada," jelas Yudha.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah supaya terhindar dari potensi bencana yang bisa terjadi seperti banjir dan longsor, serta pohon tumbang.

"Dengan kondisi cuaca seperti ini potensi bencana tentu bisa terjadi," tambahnya.

Saksikan juga video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel