Gangguan Langka Sebabkan Gabrielle Tak Bisa Mencium Bau

Liputan6.com, Jakarta Gabrielle Sanders lahir dengan sebuah kondisi langka. Sampai dirinya menginjak 22 tahun, dia tak pernah bisa mencium bau apa pun.

Wanita asal Inggris ini tidak menyadari gangguan penciumannya hingga ia melakukan sebuah kegiatan di sekolahnya. Saat itu, teman-temannya diminta menyebutkan berbagai contoh benda-benda yang memiliki bau.

"Saya tidak pernah bisa mencium bau apa pun. Aneh karena tidak ada orang lain dalam sejarah keluarga saya yang pernah mengalami ini, hanya saya dan saudara perempuan saya, jadi itu pasti sesuatu yang genetik," kata Gabriella dalam sebuah wawancara seperti dikutip dari LAD Bible pada Senin (3/2/2020).

Kondisi ini ternyata berpengaruh pada kemampuannya untuk merasakan makanan. Dia juga tidak bisa merasakan minuman panas atau makanan yang manis dan pedas.

Takut Api

Ilustrasi bau (iStock)

Tak bisa mencium membuat Gabriella memiliki ketakutan terhadap api. Dia khawatir apabila ada kebakaran, dia tidak menciumnya.

"Saya ingat suatu ketika saya sedang memasak di rumah. Ibu saya pulang dan mengatakan seluruh rumah berbau seperti gas. Jadi itu benar-benar mengkhawatirkan," ujarnya.

"Hal-hal seperti itu, agak menakutiku. Namun sekarang saya jauh lebih berhati-hati dan mengambil tindakan pencegahan."

Gabrielle akhirnya mencoba beradaptasi dengan kondisi tersebut. Wanita muda itu sering meminta teman-temannya ketika bau badannya mulai tidak enak. Apalagi, dia juga menjadi seorang penari.

"Saya selalu memastikan bahwa orang-orang di sekitar saya tahu bahwa saya tidak bisa mencium. Jadi saya katakan pada mereka, 'tolong beritahu saya dan saya tidak akan tersinggung,'" kata Gabrielle.

Simak juga Video Menarik Berikut Ini