Ganjar Ajak Sekolah Terlibat Aktif Sukseskan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

·Bacaan 1 menit
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai rapat penanganan Covid-19 di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (11/10/2021).

Liputan6.com, Jakarta Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta seluruh sekolah terlibat aktif dalam menyukseskan vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun. Sehingga, percepatan vaksinasi COVID-19 untuk anak bisa tercapai.

Ganjar menyebut program vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun memerlukan dukungan dari seluruh pihak, termasuk sekolah. Sebab, vaksinasi bagi anak relatif lebih mudah jika dilakukan di sekolah.

"Mengoordinasikannya relatif gampang, mereka datang ke sekolah, masuk, dicek, disuntik, beres. Kalau seluruh sekolah punya ikut berkontribusi melakukan percepatan vaksinasi, InsyaAllah ini bisa menjaga anak-anak," ujar Ganjar saat meninjau vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SD Petra, Pedurungan, Semarang, Senin (3/1/2022).

Ganjar mengatakan, capaian vaksinasi anak-anak di beberapa kabupaten sudah di atas 60 persen. Dia pun berharap semua kota dan kabupaten se-Jateng berlomba-lomba menggenjot vaksinasi anak-anak.

"Beberapa kabupaten sudah di atas 60 persen. Makannya untuk kabupaten kota lain, ayo cepet. Sedikit agak balapan untuk anak-anak," ucap Ganjar.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ganjar Hibur Anak-Anak

Dalam tinjauannya, Ganjar juga sempat menghibur anak-anak yang hendak divaksinasi. Bahkan, Ganjar turut ngajak anak-anak bernyanyi.

"Biar mereka seneng. Artinya kan mereka dialihkan kalau beberapa di antaranya merasa takut. Mereka kan bisa senang, untuk memberikan kepercayaan diri kepada mereka dan mereka punya prestasi yang hebat. Hebat keberaniannya agar mereka pede untuk divaksin," kata Ganjar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel