Ganjar Akan Manfaatkan Sekolah Kekurangan Murid untuk Tampung Siswa Miskin

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan memanfaatkan sekolah yang tak mendapatkan peserta didik baru untuk menampung siswa kurang mampu. Saat ini sejumlah sekolah kekurangan bahkan tidak mendapatkan siswa akibat penerapan sistem zonasi PPDB online.

"Kalau yang kosong-kosong itu kita prioritaskan untuk yang mohon maaf ya, kurang mampu. Kalau mereka keluarga miskin, kita prioritaskan," ujar Ganjar di Solo, Rabu (14/7).

Terkait banyaknya sekolah di beberapa daerah yang kelebihan atau kekurangan peserta didik, Ganjar memberikan solusinya. Untuk sekolah yang kekurangan siswa akan diisi siswa dari sekolah lain.

Sudah Diprediksi

Namun ia memastikan jika jumlah sekolah yang kekurangan siswa hanya sedikit. "Yang kekurangan murid bisa kita isi ya. Makanya dulu kita ingatkan agar di beberapa daerah agar melakukan itu," katanya.

"Tapi hanya sedikit kok, tidak terlalu banyak. Rata-rata 90 persen itu terisi, apalagi yang di dalam kota," sambungnya.

Ganjar mengaku sudah memprediksi kondisi kitu. Ada beberapa sekolah yang kekurangan siswa saat PPDB daring dilakukan. "Jadi sudah kita prediksi dan kita perhitungkan. Dan banyaklah sekolah swasta, apalagi yang di kota juga bagus-bagus, bisa diisi. Karena memang tidak semua ditampung di sekolah negeri," pungkas dia.

PPDB online dengan sistem zonasi di Solo mengakibatkan sejumlah sekolah, terutama SD kekurangan siswa. Di SDN Sriwedari 197, hanya satu siswa yang masuk. Hal serupa terjadi di beberapa sekolah di Kota Bengawan. Ada yang hanya 3 siswa, 5 siswa, atau di bawah 10 siswa. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel