Ganjar berharap nilai solidaritas diteladani dengan berkurban

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap ada nilai-nilai solidaritas yang bisa diteladani masyarakat dengan berkurban pada Hari Raya Idul Adha.


"Mudah-mudahan ada nilai yang bisa diteladani, bagaimana membangun solidaritas seperti yang disampaikan khatib tadi. Termasuk bagaimana berkurban, bahkan berkurban pada nilai yang paling kita sayangi, paling dicintai, untuk disampaikan," kata Ganjar di Semarang, Minggu.


Orang nomor satu di Jateng itu juga mengingatkan kembali masyarakat yang hendak berkurban untuk memastikan hewan kurbannya benar-benar sehat.


Hal itu disampaikan Ganjar mengingat saat ini masih ada wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang berpotensi menular kepada hewan kurban seperti sapi, kerbau dan kambing.

Baca juga: Jawa Tengah juara umum PeSONas 2022


"Untuk masyarakat yang mau berkurban harap berhati-hati karena ada hewan kurban yang hari ini tentu potensial bisa ketularan PMK. Betul-betul harus diperhatikan bahwa hewan kurban itu sudah diperiksa dokter hewan dan sudah sehat, semuanya kami minta untuk tertib termasuk dari proses penyembelihannya sekaligus protokol kesehatannya," ujarnya.


Usai Shalat Idul Adha di Lapangan Pancasila, Kawasan Simpang Lima, Ganjar beserta keluarga menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada Panitia Penyembelihan Hewan Kurban Masjid Raya Baiturrahman Semarang.


Hewan kurban berupa seekor sapi diserahkan kepada Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman KH Ahmad Darodji.


Baca juga: Gusti Bhre temui Ganjar bahas pengembangan Pura Mangkunegaran

Hewan kurban dari Gubernur Ganjar Pranowo dan masyarakat yang dititipkan kepada Panitia Kurban Masjid Raya Baiturrahman akan disembelih di area Masjid Islamic Center, Manyaran, Kota Semarang, pada Senin (11/7).


Penyembelihan dilakukan di sana karena saat ini Masjid Raya Baiturrahman masih dalam tahap akhir renovasi.


KH Ahmad Darodji mengatakan bahwa pada tahun ini tidak dilakukan penyembelihan hewan kurban di Masjid Raya Baiturrahman yang masih dalam penyelesaian renovasi.


"Untuk tahun ini tidak dilakukan di tempat ini. Masjid Baiturrahman ini belum diserahkan oleh pelaksana PUPR kepada kami, jadi kami belum berani menyembelih kurban di sini. Di Islamic Center lahannya juga lebih luas," kata Darodji saat menerima hewan kurban secara simbolis dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Baca juga: Pemprov Jateng percepat vaksinasi cegah meluasnya PMK

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel