Ganjar cek langsung penggunaan Banprov Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek langsung penggunaan anggaran Bantuan Provinsi Jateng Tahun Anggaran 2021 pada tiga desa di Kabupaten Sukoharjo, Rabu.


Ketiga desa yang didatangi Ganjar untuk mengecek pembangunan sejumlah proyek yang didanai Banprov Jateng adalah Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, dan Desa Serut, Kecamatan Nguter.


Desa Trangsan mendapat banprov Rp200 juta yang digunakan untuk pembangunan talud, Desa Ngrombo mendapatkan bantuan Rp100 juta untuk pembangunan gerbang desa dan tugu ikon berbentuk gitar, sedangkan Desa Serut memperoleh Rp2,9 miliar untuk peningkatan ruas jalan Langenharjo-Pondok.

Baca juga: Pemprov Jateng serahkan bantuan Rp107 miliar untuk 2.201 lembaga agama


"Saya ngecek pembangunan-pembangunan dari anggaran Banprov. Saya lihat bagus sih, di sini dibuat untuk pintu masuk sama pembangunan ikon gitar, tadi ada yang untuk talud. Saya lihat pembangunannya bagus, dikerjakan dengan baik," kata Ganjar.


Orang nomor satu di Jateng itu mewanti-wanti semua kepala desa yang desanya mendapat Banprov Jateng harus menggunakan sesuai peruntukannya.


"Saya ingatkan selalu, jangan ada yang nakal. Awas jangan dikorupsi. Nek dikorupsi tak gajul," ujar mantan anggota DPR RI itu.

Baca juga: Baznas-Pemprov Jateng luncurkan program bantuan usaha 1.000 ZChicken


Jika anggaran Banprov Jateng dikorupsi, Ganjar menyebut akan ada aparat penegak hukum yang turun tangan.


"Semua harus digunakan untuk pembangunan yang kualitasnya baik sehingga bisa berjalan. Kita senang kalau memberikan bantuan dan dikerjakan dengan bagus sehingga masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaatnya," katanya.


Kades Ngrombo Sri Partini mengaku jika pihaknya mendapatkan Banprov Jateng sebesar Rp100 juta yang digunakan untuk pengembangan desa wisata di wilayahnya.

Baca juga: Wagub Jateng serahkan bantuan untuk masjid di Papua


"Bantuan kami gunakan untuk pembangunan pintu masuk desa berbentuk gitar dan tugu ikonik desa yang juga berbentuk gitar, karena desa kami ini sentra industri gitar. Harapannya bantuan ini bisa melancarkan pengembangan desa wisata," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel