Ganjar kawal langsung keberangkatan kontingen Jateng

·Bacaan 1 menit

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengawal langsung keberangkatan kontingen dari Jateng yang bertanding ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua dan berangkat satu pesawat dengan 167 atlet dan ofisial dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Kota Semarang, Kamis.


Kontingen yang berangkat bersama Ganjar itu terdiri atas atlet dari berbagai cabang olahraga seperti sofbol, selam kolam, menembak, binaraga, dayung, aeromodelling, catur, dan anggar. Selain atlet, turut berangkat juga ofisial, petugas medis, dan petugas keamanan.

Sebelum berangkat, Ganjar memberi motivasi kepada para atlet dan mengatakan akan mengawal langsung para atlet selama di Papua.


"Saya akan menonton langsung perjuangan teman-teman, menjadi suporter langsung besok, pokoknya berjuang yang terbaik," kata Ganjar yang kemudian menyapa dan mengobrol dengan para atlet.


Ketika mengobrol dengan atlet binaraga, Ganjar kaget ketika diberitahu bahwa atlet tersebut menghabiskan dua kilogram daging setiap hari.


"Dua kilo sekali makan? Pantas badanmu sebesar ini," ujarnya.


Ganjar juga sempat menyapa atlet menembak yang baru saja meraih medali di Kejuaraan Menembak Asia ke-14 di Kazakhstan, yakni Muhammad Iqbal Raia Prabowo dan Arista Perdana Putri.


Ganjar mengaku akan berada di Papua hingga Selasa (5/10) dan dijadwalkan mengikuti upacara pembukaan PON XX/2021 di Stadion Lukas Enembe pada 2 Oktober 2021, serta juga akan mendukung beberapa pertandingan atlet Jateng.


Kontingen Jateng menargetkan meraih 45 medali emas pada PON XX/2021 Papua dengan mengirimkan sebanyak 651 atlet dan pelatih yang akan berlaga di 39 cabang olahraga.

Baca juga: Jawa Tengah targetkan 45 medali emas PON XX/2021 Papua
Baca juga: Jateng jamin atletnya jalankan protokol kesehatan ketat selama PON
Baca juga: Ganjar ajak masyarakat semangati atlet PON asal Jateng

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel