Ganjar-Pangkoarmada cek vaksinasi anak di KRI Surabaya 591

·Bacaan 1 menit

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengecek pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak usia enam tahun hingga 11 tahun di KRI Surabaya 591 yang bersandar di Dermaga Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Kamis.


Ganjar dan Pangkoarmada bahkan ikut menenangkan salah seorang anak yang menangis karena takut saat akan disuntik vaksin COVID-19 oleh vaksinator di kapal perang yang dimiliki TNI Angkatan Laut itu.


Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan TNI AL-Koarmada II ikut membantu percepatan vaksinasi anak di Kota Semarang pada 6-7 Januari 2022 dengan jumlah vaksin yang disiapkan sebanyak 5.000 dosis vaksin.

Baca juga: Perlu ajak anak bekerjasama berfikir kritis terima informasi COVID-19


"Ini disiapkan 1.300-an. Harapannya dua hari ini 2.600 dosis vaksin, tapi dengan antusias anak seperti ini, 5.000 bisa terpenuhi. Apa yang sudah direncanakan sesuai perintah Bapak Presiden, vaksinasi bisa tuntas," katanya.


Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengapresiasi kerja sama yang diinisiasi oleh Pangkoarmada II dan dilakukan dengan sasaran anak usia 6-11 tahun.


Menurut Ganjar, cara yang dipilih sebagai upaya percepatan vaksinasi anak sangat efektif untuk menarik perhatian kalangan anak-anak dan menjadi pengalaman tak terlupakan.


"Anak-anak divaksin di kapal perang dan mereka akan melihat alutsista angkatan laut kita. Mudah-mudahan menjadi kebanggaan Indonesia dan anak-anak punya semangat yang bagus," ujar Ganjar usai meninjau kegiatan vaksinasi.


Ganjar juga telah berkoordinasi dengan Pangkoarmada II terkait dengan kerja sama lanjutan untuk pelaksanaan percepatan vaksinasi di sejumlah daerah di pantura Jateng yang capaiannya masih rendah.***3***

Baca juga: Polres Metro Jakarta Utara gelar vaksinasi anak di 15 lokasi
Baca juga: Kapolri: Percepatan vaksinasi anak jaga generasi penerus bangsa

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel