Ganjar Pantau Pemotongan Hewan Kurban, Ada Warga Tak Terapkan Prokes

·Bacaan 1 menit

VIVA – Hari ini umat muslim merayakan hari raya Idul Adha. Dari pantauan di Kota Semarang, sebagian besar warga melaksanakan salat Ied di rumah maupun lingkungan masing-masing.

Sebagian warga melaksanakan salat di masjid sekitar rumah dengan mengikuti protokol kesehatan ketat. Setelah salat, warga mulai melakukan pemotongan hewan kurban di lingkungan masing-masing dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Untuk memastikan prokes dijalankan warga, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, gowes keliling kampung-kampung di Kota Semarang sambil memantau pelaksanaan pemotongan hewan kurban.

Meski sebagian besar tertib, namun masih ada juga yang kurang disiplin pribadi dalam memakai masker maupun protokol kesehatan lainnya. Ia beberapa kali berhenti di lokasi pemotongan hewan kurban untuk mengingatkan panitia dan warga agar taat protokol kesehatan.

Seperti terlihat di kampung kawasan Jalan MT Haryono, pelaksanaan pemotongan hewan kurban ramai oleh warga.

Begitu juga di daerah Pancakarya, Semarang, tampak sebagian warga tidak memakai masker dan berdiri dengan jarak yang berdekatan.

"Mas maskernya dipakai. Pak tolong diingatkan warganya agar tetap pakai masker. Pokoknya yang masuk area ini suruh pakai masker. Jangan sampai ada klaster kurban," kata Ganjar mengingatkan panitia kurban, Selasa 20 Juli 2021.

Di daerah Sawah Besar dan Muktiharjo Kidul situasinya hampir sama. Ada saja warga atau panitia kurban yang tidak disiplin pakai masker.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, sudah pula mengingatkan warganya untuk disiplin prokes saat melaksanakan pemotongan hewan kurban. Bahkan kalau perlu pemotongan hewan kurban dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH), serta pembagiannya dengan sistem door to door.

Laporan: tvOne/Teguh Joko Sutrisno

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel